Breaking News:

Tabrak Rumah Warga di Tomuan, Sopir Strada Ternyata Baru Membacok Pengendara Sepeda Motor

Rabic Panjaitan melarikan diri karena terlibat perkelahian dengan beberapa orang pemuda di Simpang 5 Jalan Patimura, Kelurahan Tomuan.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Mobil kabin ganda menabrak sebuah rumah yang berada di Jalan Patimura Bawah, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Kamis (16/9/2021) dini hari. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Sebuah mobil menabrak sebuah rumah yang berada di Jalan Patimura Bawah, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Kamis (16/9/2021) dini hari.

Kanit Laka Lantas Polres Pematangsiantar Aiptu Baren Panjaitan mengatakan, sopir Mitsubishi Strada adalah Rabic Panjaitan (38) warga Kelurahan Tomuan, dan dua rekannya sebagai penumpang yakni, Penjis Panjaitan (46) dan Abdi Juheri Simanjuntak (24).

"Mobil datang dari arah Jalan Pattimura menuju arah Silumangih melaju dengan kecepatan tinggi,  sesampainya di tempat kejadian mobil slip ke kiri jalan dan menabrak pagar dan tiang rumah warga," kata Baren Jumat (16/9/2021) pagi.

Dari penelusuran, ternyata Rabic Panjaitan melarikan diri karena terlibat perkelahian dengan beberapa orang pemuda di Simpang 5 Jalan Patimura, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.

"Yang kami dengar-dengar, sebelum menabrak rumah Br Sinaga. Sopir mobil itu berkelahi di simpang lima. Ada senjata tajam yang ditemukan dari dalam mobil itu," ujar warga sekitar yang ditemui, Jumat (17/9/21) siang.

Sementara, Kapolsek Siantar Timur Iptu Rudi Panjaitan yang dikonfirmasi membenarkan, bahwa sebelum terjadi tabrakan pengemudi mobil terlibat perkelahian dengan beberapa orang pemuda di Simpang 5 Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.

"Dari peristiwa perkelahian itu, korban atas nama Sakti Solagratia Simanjuntak (18) warga Jalan Toba, sudah membuat  laporan Polisi : LP/32/IX/2021/Str Timur, Tanggal 16 September 2021," ujar Kapolsek saat ditemui di SMA Negeri 4 Pematangsiantar.

Lebih lanjut, ujar Kapolsek Iptu Rudi Panjaitan, terjadinya perkelahian tersebut berawal saat Sakti dan beberapa rekannya sedang berkendara sepeda motor di Jalan Sibolga, Kecamatan Siantar Selatan. Tiba-tiba saja, mobil Mitsubishi Strada BP 8675 EY yang dikemudikan Rabic dan dua rekannya melintas melawan arah dengan kecepatan tinggi.

"Korban yang lengannya dibacok, menegur Rabic yang berkendara mobil melawan arah. Rabic pengemudi mobil tidak terima dan memutar balik dan terjadi perkelahian di Simpang 5 itu," ujarnya.

Saat perkelahian itu terjadi, Rabic secara tiba-tiba mengeluarkan sebilah parang dari dalam mobil yang dikemudikannya lalu membacok lengan Sakti hingga robek.

Sementara itu, Sakti yang ditemui di Polsek Siantar Timur mengatakan, kalau parang yang disabet Rabic tidak ditangkisnya karena mengarah ke bagian kepalanya. 

"Karena ku tangkis pakai tangan. Kalau tidak, sudah kena kepalaku," ujar Sakti.

Setelah perkelahian itu selesai, Rabic dan dua rekannya kabur meninggalkan lokasi sehingga terjadi kecelakaan tunggal, menabrak rumah warga hingga rusak.

Kecelakaan tunggal ini pun telah ditangani Unit Laka Lantas Polres Pematangsiantar dan mobil yang mengalami ringsek akibat menabrak tembok rumah itu kini telah disita sebagai barang bukti kasus dalam kecelakaan tunggal.(alj/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved