Tips Jadi Maker atau Reseller yang Mampu Raih Omzet Ratusan Juta Lewat e-commerce

Lebih dari 85 persen penjualan nya berasal dari Tokopedia. Bahkan, omzet bulanannya kini mencapai ratusan juta rupiah.

HO
Pemilik usaha Ikan Asin Medan, Tanoto Frans 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Pemilik usaha Ikan Asin Medan, Tanoto Frans, merupakan salah satu UMKM reseller yang bergabung di Tokopedia dan memberdayakan puluhan nelayan Medan.

Frans mengaku, lebih dari 85 persen penjualan nya berasal dari Tokopedia.

Bahkan, omzet bulanannya kini mencapai ratusan juta rupiah.

Baca juga: LIGA CHAMPIONS - Mau Tiru Real Madrid, Misi Chelsea Pertahankan Gelar UCL bakal Sulit

“Omzet bulanan kami kini mencapai ratusan juta rupiah,” ungkapnya.

Frans juga membagikan tips jualan sebagai UMKM reseller, yaitu harus teliti memilih supplier yang tepat agar kualitas produk selalu terjamin karena supplier tersebut akan menjadi mitra jangka panjang penjual.

“Kita juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan tidak berhenti berinovasi,” katanya.

Hal senada juga dirasakan Kiagus Adit, Produsen Songket PaSH dari Palembang.

“Meski penjualan sempat menurun hingga 60 persen di awal pandemi, pemanfaatan platform Tokopedia membuat penjualan kami kembali stabil. Omzet kami kini bisa mencapai puluhan juta rupiah setiap bulan,” ungkapnya.

Adit pun memberikan tips untuk UMKM khususnya maker dalam berjualan, pertama cari tahu produk yang paling laku, lalu lakukan analisis kompetitor untuk menentukan harga jual.

Baca juga: BERITA FOTO XL Axiata Salurkan Donasi Tabung Oksigen dan Regulator ke VRI Sumut dan PFI Medan

“Setelah itu ciptakan brand awareness, salah satunya dengan beriklan lewat fitur yang tersedia, misal TopAds, atau pasang harga lebih murah. Kecepatan dalam merespon chat pelanggan juga menjadi kunci,” jelasnya.

AVP of Product Tokopedia, Puput Hidayat, menuturkan, menurut sebuah riset terbaru, Tokopedia menjadi e-commerce paling populer di kalangan UMKM.

“Ini dikarenakan Tokopedia dinilai memberikan frekuensi transaksi tersering, memiliki kualitas fitur terbaik yang mudah dioperasikan oleh penjual hingga memberikan omzet penjualan terbesar bagi para UMKM,“ tuturnya.

Selain itu, para UMKM menilai Tokopedia unggul dalam memberikan manfaat, antara lain membuka akses terhadap pasar nasional, memberi dukungan terhadap produk atau UMKM lokal dan memberikan pendampingan serta edukasi kepada penjual.

Di sisi lain, data internal Tokopedia mencatat kini ada lebih dari 11 juta penjual di platform-nya dan hampir 100 persen UMKM.

Baca juga: Rektor USU Janjikan Bonus Untuk Mahasiswa USU di PON Papua

“UMKM lokal di Tokopedia terdiri dari maker (produsen) maupun reseller. Mereka sama-sama berkontribusi pada perekonomian digital,” jelas Puput.

Ia menambahkan, UMKM yang punya kanal digital dinilai lebih tangguh menghadapi pandemi.

“Mereka berhasil mempertahankan bisnis sekaligus menjaga ketersediaan lapangan pekerjaan lewat pemanfaatan platform teknologi. Songket PaSH dan Ikan Asin Medan adalah contohnya,” katanya.

(cr9/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved