Breaking News:

KALAPAS Tanjung Gusta Buka Suara soal Video Viral Dugaan Penganiyaan dan Pemerasan terhadap Tahanan

Kalapas Klas I Tanjung Gusta Medan, Erwedi Supriyatno buka suara terkait video viral dugaan pemerasan, dan penganiayaan.

TRIBUN MEDAN/GITA
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas 1A Tanjung Gusta Medan, Erwedi Supriyatno 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas I Tanjung Gusta Medan, Erwedi Supriyatno buka suara terkait video viral dugaan pemerasan, dan penganiayaan yang terjadi di Lapas Tanjung Gusta Medan.

Arwedi mengatakan pihaknya bersama dengan kakanwil Kemenkumham Sumut tengah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut terkait video viral tersebut.

Meski demikian ia membenarkan bahwa video tersebut diambil di Lapas kelas 1 Tanjung Gusta Medan.

"Kami sedang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan, kami nyatakan benar video itu di Lapas Klas 1 Medan. Tapi kami sedang melakukan pemeriksaan bersama tim dari Kanwil Kemenkumham Sumut, seperti apa kejadian tersebut. Semoga nanti diperoleh hasilnya segera," katanya.

Terkait perkataan dalam video viral tersebut yang menyebutkan adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum pegawai di lapas agar para napi bisa bebas dengan membayar uang puluhan juta, lelaki yang juga menjabat sebagai Plh Kadivpas Kemenkumham Sumut ini langsung membantah hal tersebut.

"Kalau masalah yang minta uang itu jelas tidak benar, karena itu memang tempat sel yang khusus untuk orang-orang melakukan pelanggaran atau dianggap resiko tinggi. Jadi untuk sementara saya nyatakan itu tidak benar," ucapnya.

Ia mengatakan video tersebut memang benar diambil di sel Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, tepatnya di bagian sel napi dengan resiko tinggi dan akan diinfokan lebih lanjut hasil penyelidikannya.

"Itu khusus untuk straf sel dan orang-orang resiko tinggi bahkan di situ juga ada terpidana teroris. Namun untuk sementara itu terlihat benar di Lapas Klas 1 Medan," pungkasnya.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved