Breaking News:

Kapolda Sumut Diskusi Santai dengan Pemimpin Media di Medan, Minta Bawahannya Lebih Terbuka

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak bertemu dengan sejumlah pemimpin media di Medan, Sabtu (18/9/2021.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Pemimpin Redaksi Tribun Medan Iin Solihin (kemeja putih) hadir dalam pertemuan pemimpin media di Sumut bersama Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Dadang Hartanto. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak bertemu dengan sejumlah pemimpin media di Medan, Sabtu (18/9/2021.

Hadir dalam pertemuan yang digelar di Kantor Polda itu antara lain petinggi dari Tribun Medan, Kompas TV, Waspada, Analisa, TV One, dan Metro TV.

Pemimpin Redaksi Tribun Medan mengatakan perlunya komunikasi dua arah antara Media dan pihak kepolisian, terutama jajaran Polda Sumut.

Apalagi dalam era digital, informasi cepat dan akurat sangat diperlukan. Sehingga, ketika jurnalis menerima informasi di lapangan sesegera mungkin bisa terkonfirmasi oleh pihak yang bersangkutan.

Menurutnya, sebagai pemimpin redaksi, ia menerima informasi dari reporter yang ada di lapangan kesulitan menerima informasi dari polisi. 

"Bagi kami, Pak Kapolda, hubungan komunikasi sangat kami perlukan. Hari ini teman-teman dituntut untuk memberikan informasi yang sangat cepat tapi kami selalu berupaya untuk tidak mengabaikan akurasi," kata  Iin Solihin, di Mapolda Sumut.

Iin Solihin juga mengemukakan apa yang dialami media televisi yang sejatinya berbeda dengan media cetak maupun online. Ketika ada sebuah peristiwa, media online bisa mengutip keterangan dalam bentuk tulisan, tetapi dalam televisi yang membutuhkan audio visual sangat kesulitan. 

Sehingga anggota kepolisian, dalam hal itu Humas juga dinilai perlu mengupgrade kemampuan dalam memberikan komunikasi. Sehingga kebutuhan audio visual juga tidak terlewatkan.

"Terutama teman-teman televisi akan kesulitan hanya dapat release dalam bentuk tulisan.Kalau Kami kelar, dapat release kami olah 15 menit selesai.Tetapi kalau buat televisi pasti repot dia," ucapnya.

Meski demikian, ia tak menampik kalau kecepatan jurnalis bisa melebihi polisi ketika berada di lokasi kejadian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved