Breaking News:

Kisah Nenek Pengidap Kanker Hidup Sebatangkara yang Terpaksa Jual Perabotan Demi Beli Beras

Sungguh menyedihkan, wanita renta pengidap kanker ini terpaksa jual perabotan demi beli betas

HO
Rosita Simbolon, pengidap kanker yang sekarang ini tinggal sebatangkara dan harus menjual perabot rumah tangga demi membeli beras.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Rosita Simbolon hidup dalam keprihatinan.

Sudah 10 tahun belakangan ini, perempuan berusia 73 tahun tersebut tinggal sendirian di rumahnya Dusun II, Gang Sepakat II, Desa Purwodadi, Kabupaten Deliserdang.

Suaminya, sudah meninggal sejak tahun 2077.

Sementara keempat anaknya, pergi meninggalkan Rosita yang kini mengidap kanker di belakang telinganya.

Baca juga: Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Medan Meningkat Signifikan Selama Pandemi Covid-19

Saat ditemui, terkuak bahwa Rosita sudah tiga bulan belakangan ini menjual perabotan rumah tangganya demi membeli beras.

Dia tak tahu lagi harus mengadu kemana, lantaran sudah tidak punya siapa-sapa.

"Aku sudah menjual tabung gas untuk beli beras. Sekarang, tidak ada lagi beras," kata Rosita, ketika dikunjungi Uba Pasaribu, Ketua Yayasan Pemulung Sejahtera, Minggu (19/9/2021). 

Selama ini, Rosita mengakui dirinya kerap dibantu oleh para tetangga.

Dia bersyukur masih bisa menyambung hidup di tengah kemiskinan berkat bantuan para tetangga.

Baca juga: Selalu Ngeluh Soal Kemiskinan, Keluarga Ini Kaget Ayahnya yang Pengemis Tinggalkan Warisan Rp 17 M

"Bantuan dari pemerintah untuk warga miskin atau seperti saya ini tidak ada," ungkapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved