TRIBUNWIKI
Makna Kepala Naga Pada Peti Jenazah Bangsawan Nias
Uniknya, pada jaman dulu jenazah orang Nias khususnya kaum bangsawan tidak dikubur sepenuhnya.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Kepulauan Nias memiliki corak budaya dan adat istiadat melekat, baik secara fisik maupun spritual.
Satu contoh peningalan yang masih terjamah adalah peti jenazah.
Seperti yang ada pada Desa Lahusa Fau Nias Selatan, peti jenazah tersebut memiliki keunikan dari segi bentuknya.
Terbuat dari kayu, menyerupai perahu dan pada bagian kepala terdapat bentuk anjungan perahu naga.
Peti jenazah atau "Nifolosara" orang Nias dulunya dipakai untuk prosesi agung pemakaman seorang bangsawan di Nias.
Uniknya, pada jaman dulu jenazah orang Nias khususnya kaum bangsawan tidak dikubur sepenuhnya.
Baca juga: Demi Selamatkan Nyawa Anak, Wanita Ini Rela Minum Air Kencing saat Terdampar di Laut, Ini Kisahnya
Jenazahnya diletak di dalam peti tersebut. Peti jenazah tersebut dibiarkan tersisa di atas permukaan tanah.
Asapun makna kepala naga pada peri mati yang mirip anjungan perahu tersebut untuk menandakan kuburan tersebut adalah milik bangsawan.
Kemudian bentuk peri jenazah menyerupai perahu dengan anjungan kepala naga sebagai kendaraan meuju surga.
(Jun-tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/peti-jenazah-kaum-bangsawan-di-pulau-nias-dilansir-dari-akun-instagram-yogawilbornean.jpg)