Breaking News:

Pungli Jembatan Pancurbatu

Cerita Dan Yon Zipur I/DD Ditelepon Gubernur Sumut untuk Sikat Habis Preman di Jembatan Pancurbatu

Dan Yon Zipur I/DD, Letkol Czi Renggo Yudi Ariesko ceritakan momen dirinya ditelepon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk berantas preman

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Array A Argus
Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
Danyon Zipur I/DD Kodam I Bukit Barisan, Mayor Czi Renggo Yudi 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Komandan Batalyon (Dan Yon) Zeni Tempur (Zipur) I/Dhira Dharma, Letkol (Czi) Renggo Yudi Ariesko mengungkapkan momen saat dirinya ditelepon Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Menurut  Renggo, dia ditelepon Edy Rahmayadi untuk memberantas preman yang melakukan pungutan liar (pungli) di jembatan Pancurbatu, kawasan Medan Tuntungan. 

"Isi percakapannya kemarin, pak Edy menginformasikan ada keresahan masyarakat terkait pungutan liar di Jembatan Pancurbatu," kata Renggo, Minggu (19/9/2021).

Dia menjelaskan, jembatan itu merupakan akses penghubung antara Deliserdang dan Kota Medan. 

Baca juga: Ditanya Soal Preman, Kanit Reskrim Sunggal Malah Bilang Hoaks Lalu Blokir WhatsApp

"Jadi mungkin kebetulan masyarakat melaporkan ke beliau (Edy). Dan kebetulan kompi saya kan dekat dari situ, makanya pak Edy menghubungi saya," sebutnya.

Renggo mengatakan, jembatan tersebut sedang proses pembangunan di beberapa sisi.

Lalu, ada sekelompok orang yang memanfaatkan itu untuk melakukan pungli.

"Setelah ditelepon pak Edy, saya perintahkan komandan Kompi A dan Provos langsung berkomunikasi dengan Polsek Pancurbatu beserta Koramil," sebutnya.

Sebab, dalam persiapan itu, dalam proses penindakan pihaknya harus berkomunikasi dengan Polsek Pancurbaru.

Rupanya, pihak Polsek Pancurbatu sudah mendapatkan informasi dari masyarakat atas perilaku pungli oleh sejumlah oknum.

Baca juga: Ngulah Lagi, Mabuk Tuak Preman Anggota OKP yang Diduga Dilepas Polisi Kembali Palak Pedagang Buah

Saat itu juga, pihak Polsek Pancurbatu langsung meluncur ke TKP bersama Satpol PP dan ditangkap dua orang yang melakukan pungli.

"Jadi saya ditelpon sekitar pukul 10.00 WIB. Lalu, Polsek dan Satpol PP turun sekitar siang menuju sore ada 2 pria yang diamankan," ungkapnya.

Setelah itu, lokasi jembatan tersebut dikatakannya sudah aman dari pungli.

Sementara itu, langkah pencegahan yang dilakukannya agar tidak terjadi tindakan meresahkan serupa ialah mengerahkan Kompi A untuk berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.

"Jadi, nanti kalau ada hal - hal yang sifatnya negatif, kita akan mengingatkan agar tidak berlanjut," tegasnya.(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved