Breaking News:

Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial Divonis 2 Tahun Penjara, Terbukti Bersalah Suap Penyidik KPK

Jaksa dari KPK menuntut Muhammad Syahrial kurungan penjara selama tiga tahun dan denda Rp150 juta.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Liston Damanik
Tribun Medan/Nanda Fahriza Batubara
Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial divonis hukuman dua tahun penjara, Senin (20/9/2021), karena terbukti menyuap penyidik KPK. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Walikota non aktif Tanjungbalai Muhammad Syahrial divonis hukuman dua tahun penjara oleh majelis hakim tindak pidana korupsi pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (20/9/2021).

Syahrial dinilai terbukti bersalah menyuap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Stepanus Robin Pattuju untuk mengamankan kasus suap lelang jabatan pada Pemko Tanjungbalai.

"Menyatakan, terdakwa M Syahrial terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Dua, menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun," ujar Hakim Ketua, As'ad Rahim Lubis.

Hakim menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Syahrial dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Hakim juga menolak permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan Syahrial.

Jaksa dari KPK menuntut Muhammad Syahrial kurungan penjara selama tiga tahun dan denda Rp150 juta.

Menyikapi putusan tersebut Agus Prastya selaku JPU menyampaikan, akan pikir-pikir dulu terkait putusan tersebut.

"Kami menyatakan sikap akan pikir-pikir dulu," ujarnya.

Ahmad Imran, selaku pengacara terdakwa menyatakan pihaknya menghormati sepenuhnya putusan hakim.

"Kami menghormati putusan hakim," ujar Imran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved