Breaking News:

1 Oktober 2021, Edy Rahmayadi Pastikan Venue Olahraga & Fasilitas di Sport Centre Mulai Dibangun

Kawasan Sport Centre mulai dikenal pertama kali, ketika Gubernur Edy melakukan groundbreaking pada 14 Agustus 2020 silam.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Warga melihat denah pembangunan Sport Center untuk pagelaran PON Sumut-Aceh 2024, di Batangkuis, Deliserdang, Jumat (14/8/2020). Pembangunan sarana dan prasarana Sport Center tersebut akan dibangun 36 lokasi (veneu) olahraga, dengan total pengeluaran berkisar Rp 8,6 triliun yang diperkirakan rampung Februari 2023 mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi memastikan bahwa pembangunan kawasan Sport Centre (Deli Sport City) yang berada di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Delisersang akan dimulai pada 1 Oktober 2021.

Kawasan Sport Centre mulai dikenal pertama kali, ketika Gubernur Edy melakukan groundbreaking pada 14 Agustus 2020 silam.

Menurut Edy, adapun fasilitas yang mulai dikerjakan di kawasan tersebut yakni, sejumlah venue olahraga di antaranya Stadion, pusat perbelanjaan, rumah sakit dan fasilitas pendukung lainnya.

"Kalau Sport Centre tanggal 1 Oktober ini sudah harus dikerjakan. Yang dikerjakan venue PON, area olahraga, areal bisnis, areal pariwisata, ada hotel, tempat mainan anak-anak," sebut Edy, Senin (20/9/2021) kemarin.

Baca juga: Artis Ini Jadi Korban Malpraktik Hingga Hidungnya Nyaris Busuk, Begini Kabarnya Setahun Kemudian

Ia pun memastikan, persoalan lahan Sport Centre yang beberapa waktu lalu sempat bermasalah, kini tak ada lagi memiliki kendala berarti.

"Lahan sudah selesai. Yang nggak selesai kita tinggalkan saja," ucap mantan Ketua Umum PSSI itu.

Dijelaskan Edy, pembangunan venue olahraga di Sport Centre menggunakan dana APBD dan APBD.

Pembangunan itu dilakukan untuk mendukung gelaran PON 2024 mendatang, di mana Sumut telah ditunjuk menjadi salah satu tuan rumah. 

Sementara pengerjaan proyek fasilitas pendukung, berupa hotel, wisma atlet dan sarana lainnya, memakai skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Pembangunan kawasan Sport Centre di lahan seluas 300 hektare tersebut ditaksir menelan dana Rp 8,6 triliun.

"Ada APBD, ada APBN untuk infrastruktur. Ada KPBU untuk pembangunan rumah sakit, hotel, wisma atlet. Itu 2024 harus sudah bisa dipakai untuk PON," sebutnya.

Baca juga: Terbangun Tengah Malam, Wanita Ini Temukan Pria Aneh Tidur di Kamar Tamu, Ternyata Ini yang Terjadi

Diketahui Sumut bersama Aceh, telah ditunjuk sebagai tuan rumah even empat tahunan, olahraga tingkat nasional pada tahun 2024.

Kedua provinsi itu terpilih sebagai penyelenggara PON 2024 dalam Rapat Tahunan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat tahun 2018 lalu.

Surat Keputusan (SK) penetapan tuan rumah PON 2024 diberikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali pada 19 November 2020.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved