Breaking News:

Serdang Bedagai Terkini

24 Pejabat Eselon II Serdangbedagai Jalani Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi, Ini Pesan Bupati

Proses uji kompetensi terdiri dari beberapa tahap, mulai wawancara, psikotes, dan menggali beberapa hal seperti integritas, kerjasama.

TRIBUN MEDAN/HO
Bupati Sergai Darma Wijaya bersama Sekda Faisal Hasrimy, meninjau uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Serdangbedagai (Sergai) yang digelar di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Kecamatan Sei Rampah, Selasa (21/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Sebanyak 24 orang mengikuti uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Serdangbedagai (Sergai) yang digelar di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Kecamatan Sei Rampah.

Proses uji kompetensi terdiri dari beberapa tahap, mulai wawancara, psikotes, dan menggali beberapa hal seperti integritas, kerjasama, pengelolaan perubahan dan pelayanan publik.

"Uji kompetensi ini merupakan salah satu langkah Pemkab Sergai dalam mewujudkan visi maju terus mandiri, sejahtera dan religius," kata Bupati Sergai Darma Wijaya, Selasa (21/9/2021).

Darma Wijaya mengatakan uji kompetensi kali ini diikuti oleh 24 orang JPT Pratama atau pejabat eselon II.

Ia berharap seluruh JPT peserta uji kompetensi bisa mengikuti seluruh proses kompetensi ini dengan sungguh-sungguh karena akan menentukan di kemudian hari.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Faisal Hasrimy menuturkan dalam masa sekitar enam bulan masa kepemimpinan Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan, sudah banyak program pembangunan baik fisik maupun nonfisik untuk mewujudkan visi dan misi yang diusung keduanya.

"Seperti kita ketahui bersama, bapak bupati dan wakil bupati sudah mengemas program utamanya ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kita kenal dengan Sapta Dambaan (SAPDA). Yakni sekolah mandiri, terampil, asri, dan berkualitas (mantab), masyarakat sehat dan Religius, pertanian berkelanjutan, infrastruktur terintegras, ekonomi berdaya saing, wisata maju terus dan birokrasi dambaan," ujar Faisal.

Faisal bilang untuk tetap mendukung terlaksananya program kerja bupati dan wakil bupati, tentu diperlukan SDM yang mumpuni.

"Tidak hanya kinerja yang baik, namun dibutuhkan pula sosok yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, disiplin yang tinggi dan loyalitas kepada pimpinan," ujar Faisal.

"Sehingga atas dasar tersebut, dilaksanakanlah kegiatan evaluasi terhadap kinerja saudara sekalian. Kami juga menyimpulkan bahwa perlu dilakukan penyegaran di beberapa lini untuk menjaga semangat dan motivasi kerja serta menghindarkan saudara dari kejenuhan," sambungnya.

Pria yang menjabat sebagai sekda ini melanjutkan, memperhatikan Surat Edaran Menpan-RB No 52 tahun 2020 yang berisi tentang pelaksanaan pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dan kompetitif di lingkungan instansi pemerintah dalam kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat penanganan Covid-19, disebutkan untuk mutasi internal dan eksternal dapat dilakukan dengan syarat minimal telah menduduki jabatan pimpinan tinggi satu tahun sejak dilantik.

Berdasarkan ketentuan pasal 117 ayat (1) undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara berdasarkan pasal 133 ayat (1) peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, JPT hanya dapat diduduki paling lama 5 tahun.

"Uji kompetensi terhadap JPT Pratama dapat dilakukan untuk menentukan apakah jabatan yang dipegang seseorang dapat diperpanjang, dilakukan penyesuaian rotasi atau mutasi antar JPT Pratama berdasarkan kompetensi yang diperoleh melalui uji kompetensi atau demosi jabatan," ujar Faisal.

Sekdakab Sergai ini juga berharap agar setiap peserta uji kompetensi dapat mengikuti seluruh tahapan dengan sebaik-baiknya.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved