Ujian SKD CPNS Medan
Panitia Ujian SKD CPNS Medan Ngamuk, Peserta Kena Sembur Lantaran Susah Diatur
Panitia Ujian SKD CPNS ngamuk lantaran peserta ujian dianggap susah diatur dan menyepelekan sejumlah aturan yang dibuat
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Panitia ujian SKD CPNS Medan mengamuk lantaran peserta ujian dianggap susah diatur.
Kemudian, panitia marah lantaran peserta ujian menyepelekan aturan yang sudah dibuat oleh panitia.
"Kalian semua orang yang berpendidikan yang akan menjadi calon abdi negara. Seharusnya sekali dilarang itu paham," kata seorang panitia menggunakan pengeras suara di halaman Kodam I/Bukit Barisan, tempat penyelenggaraan ujian, Selasa (21/9/2021).
Baca juga: Cerita Sedih Para Pedagang Asongan yang Berjualan di Area Ujian SKD CPNS:Gak Ada yang Beli Kami Rugi
Dari amatan www.tribun-medan.com, satu diantara peserta ujian yang kena sembur panitia adalah Arni.
Arni dimarahi lantaran tidak memakai masker dua lapis.
"Nama kamu siapa? Kenapa pakai masker satu, sudah diberitahu dalam peraturan bahwa wajib makai masker dua lapis. Bawa enggak masker lagi ? Kalau bawa pakai," senggak petugas pada peserta ujian tersebut.
Baca juga: Hamil Tua, Warga Belawan Ini Berpeluh Keringat Ikut Ujian SKD CPNS: Bayi di Kandungan yang Menemani
Usai ditegur, Arni kemudian memakai maskernya dan langsung menuju lokasi pengambilan pin ujian.
Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan dan Data Kepegawaian Kota Medan, Hendra Ridho mengimbau agar semua peserta ujian patuh akan aturan yang sudah dibuat.
"Ada laporan dari panitia banyak para peserta yang tidak menggunakan masker dua lapis. Padahal jelas dalam peraturan sudah tertera," kata Hendra.
Bukan hanya masalah masker saja, peserta juga dilarang menggunakan aksesoris lainnya pada saat ujian berlangsung.
"Saya harap kita sama- sama bisa kerja sama agar ujian ini bisa tertib dan aman," pungkas Hendra.(cr5/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/satu-diantara-peserta-ujian-skd-cpns-yang-kedapatan-masih-mengikat-rambutnya.jpg)