Breaking News:

Tingkat Vaksinasi di Medan Capai 49 Persen, Keterbatasan Nakes Masih Jadi Kendala

Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman mengatakan vaksinasi terhadap warga Kota Medan mencapai 49 persen

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Seorang pelajar saat mengikuti vaksinasi di SMP Negeri 23 Medan, Kamis (16/9/2021). Sebanyak 3000 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Medan mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar.(TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Sebanyak 49 persen warga Kota Medan telah menerima vaksin Covid-19.

Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman menjelaskan, dari total 49 persen tersebut, sekitar 20 persen lebih baru menerima vaksin pertama, dan 29 persen lebih sebagai penerima vaksin dosis 1 dan 2.

“Itu update beberapa waktu yang lalu ya, untuk update sekarang ini kita belum dapat lagi. Sore ini pasti dapat kita datanya,” kata Aulia, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Virus SARS-CoV-2 yang Menyebabkan Covid-19 dan Berkembang Lebih Baik saat di Udara

Dikatakan Aulia, dengan capaian itu di bulan September ini, Kota Medan telah melampaui target vaksinasi yang diberikan Pemerintah Pusat.

Namun, Aulia mengatakan Pemko Medan ingin terus mengejar herd immunity Covid-19 di Kota Medan meskipun telah melebihi target.

“Jadi cakupan program vaksinasi I dan II sudah di angka 49 persen, itu sebenarnya sudah melebihi dari target yang ingin dicapai (di September)," katanya.

Aulia berujar, saat ini Pemerintah Kota Medan masih meminta pasokan stok vaksin kepada Pemerintah pusat agar jumlah vaksin yang dibutuhkan dapat terpenuhi.

"Cuma kan pak Wali ini ingin mengejar herd immunity di Kota Medan. Jadi dia terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk droping vaksin dan memang kita pengen, segeralah droping vaksin ini cepat datang ke Medan,” sebutnya.

Baca juga: 600 Orang Napi Lapas Tanjung Gusta Belum Divaksinasi karena Terkendala Administrasi Kependudukan

Dilanjutkan Aulia, berdasarkan hasil pertemuan dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, stok vaksin yang tersedia di Kota Medan sebanyak 68.000 vial.

Meskipun jumlah tersebut dianggap masih dalam tahap aman, namun Aulia mengatakan Pemko Medan tetap memiliki sedikit kendala untuk melakukan vaksinasi secara cepat, yakni karena terbentur dengan keterbatasan jumlah tenaga kesehatan.

“Setiap harinya kan itu terus berjalan program vaksinasi di puskesmas dan kecamatan, jadi memang kita pertama terkendala dengan jumlah nakes yang terbatas, karena itu kita akan memperbanyak jumlah nakes dengan melibatkan nakes-nakes dari rumah sakit swasta untuk membantu proses vaksinasi ini. Selama ini kita memberdayakan nakes-nakes yang bekerja pada faskes-faskes di bawah Pemko Medan,” pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved