Breaking News:

Warga Mengaku Tenang setelah Pohon di Jalan Brigjend Katamso Dipangkas

Warga khawatir salah satu pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang, lalu menimpa orang yang melintas.

Penulis: Almazmur Siahaan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALMAZMUR SIAHAAN
Beberapa pohon di Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun sudah dipangkas oleh beberapa petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan. Hingga sore, para pekerja masih membersihkan sisa potongan pohon tersebut, Selasa (21/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Warga di Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun mengaku sedikit tenang setelah sebagian pohon besar dan rimbun di pulau jalan itu dipangkas oleh beberapa petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan.

Warga khawatir salah satu pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang, lalu menimpa orang yang melintas.

Selain itu, salah satu warga, Slamet mengatakan, saat ini kondisi jalan juga menjadi sedikit cerah. Terutama di malam hari, lampu penerangan jalan tidak lagi terhalang oleh rimbunnya pohon-pohon tersebut.

"Kadang kalau musim hujan begini kita takut jugalah. Seperti kejadian yang di depan Rumah Sakit Adam Malik beberapa bulan lalu. Kan ngeri juga itu. Sekarang untunglah sudah dipangkas, jadi agak lebih tenang kami. Dan juga kan jadi agak cerah kelihatannya, kalau malam lumayan gelap juga di sini soalnya," ujar Slamet, Selasa (21/9/2021).

Pantauan Tribun Medan, ada sekitar enam batang pohon yang dipangkas hari ini. 

Baca juga: Dua Orang Meninggal Dunia Akibat Pohon Tumbang, Kadis Pertamanan: Dua Bulan Lalu Sudah Dipangkas

Hingga pukul 18.30 WIB, para pekerja terlihat masih mengangkut batang pohon dan ranting yang sudah dipotong, serta membersihkan lokasi tersebut dari sisa sampah akibat pemangkasan pohon itu.

Warga lainnya, Roni menambahkan, sekitar tiga hari lalu juga sudah dilakukan pemangkasan beberapa batang pohon di lokasi lainnya yang masih berada di Jalan Brigjend Katamso.

"Pohon yang ini baru hari ini dipotong-potong. Kalau yang disana (lokasi lainnya) itu sekitar tiga hari lalulah dipotong mereka, dan itu kondisinya sudah dibersihkan," kata Roni.

Ia pun berharap, pemangkasan pohon dapat dilakukan lagi di beberapa pohon yang sudah rimbun dan rawan tumbang.

"Maunya dilanjutkan mereka lagilah ke arah sana pemotongan pohonnya, apalagi pohon-pohon yang kira-kira rawan tumbang. Jangan hanya sebagian pohon saja, kita kan enggak tahu bagaimana kondisi cuaca sekarang, entah nanti tiba-tiba hujan deras kan," pungkasnya. (cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved