Breaking News:

News Video

Kebakaran di Areal Pasar Tradisional Siborongborong, Camat: Kita Masih Lakukan Pendataan

Camat Siborongborong Erwan Hutagalung menguraikan bahwa api melahap belasan kios dan beberapa rumah warga di areal Pasar Tradisional Siborongborong

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, TAPANULI UTARA - Camat Siborongborong Erwan Hutagalung menguraikan bahwa api melahap belasan kios dan beberapa rumah warga di areal Pasar Tradisional Siborongborong pada Rabu (22/9/2021).

Di lokasi, terlihat sejumlah masyarakat sekitar berkumpul di areal tersebut untuk membantu petugas yang tengah bersihkan puing-puing kebakaran tersebut.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan korban kebakaran. Para pemilik rumah dan kios kini masih mereka data dan akan berikan bantuan setelah adanya kordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara.

Karena kejadian tersebut, masyarakat sontak kerubungi kawasan tersebut dan memastikan barang-barang yangasih bisa diselamatkan.

Terkait kejadian tersebut, pihak camat masih melakukan pendataan jumlah korban yang mengalami kebakaran tersebut. Pasar tradisional tersebut merupakan tempat yang digunakan masyarakat sekitar untuk memperjualbelikan hasil tani mereka.

"Apinya bermula dari lantai sebuah ruko yaitu sekitar pukul 11.55 WIB. Api langsung dapat dipadamkan dengan adanya damkar dari Taput, pusat," ujar Camat Siborongborong Erwan Hutagalung saat disambangi di areal kebakaran pada Rabu (22/9/2021).

Ia menyampaikan bahwa jumlah rumah atau ruko dan kios terbakar mencapai belasan. Walaupun demikian, untuk jumlah pastinya, ia belum bisa sampaikan.

"Kita perkirakan ada lebih dari 10 ruko yang terbakar. Inj yang di depan ini ada ruko dan ditempati juga, tapi yang di depan itu juga ada yang kios dan ditempati juga," sambungnya.

"Hingga saat ini, kita sedang mendata berapa pastinya jumlah rumah atau ruko maupun kios yang ludes dilalap si jago merah," terangnya.

"Saat ini, kita sedang susun laporan maupun data yang akan kita berikan ke Kabupaten terkait bantuan-bantuan. Kita masih lakukan pendataan," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved