Breaking News:

Pedagang Kaki Lima di Binjai Buat Petisi untuk Gagalkan Pengutipan Pajak

Pedagang di Kota Binjai membuat petisi untuk menggagalkan rencana pengutipan pajak restoran yang diadakan Pemko Binjai

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
Koordinator Komunitas Binjai Kota Ku (Bikoku) Maya Susan, saat ditemui di Jalan Raimin, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai. (TRIBUN-MEDAN.COM/SATIA). 

TRIBUN MEDAN.COM,BINJAI- Pedagang Kaki Lima (PKL) ramai-ramai membuat petisi untuk menggagalkan rencana pengutipan pajak restoran yang diwacanakan Pemko Binjai.

Pada kesempatan ini, para pedagang menandatangani spanduk sepanjang lima meter, sebagai bentuk sikap penolakan.  

"Kami dari Komunitas Binjai Kota Ku (BuKoku) mewakili teman-teman PKL memohon kepada Wali Kota Binjai jangan dikutip pajak restoran terhadap pedagang," kata Koordinator BiKoKu, Maya Susan di Jalan Raimin, Kecamatan Binjai Timur, Rabu (22/9/2021). 

Mulanya, dia mendukung para PKL untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah melalui media sosial.

Baca juga: Pelantikan Anak Mantan Bupati Langkat Sebagai Wakil Wali Kota Binjai Tinggal Menunggu Waktu

Namun, karena banyaknya pedagang yang mendukung, akhirnya

Maya membuat petisi yang nantinya akan diberikan kepada Amir Hamzah. 

"Masa pandemi, kita juga berpikir untuk membuat demo. Sebagian pegiat sosial, kita buat dari media sosial.

Banyak juga pedagang yang mau berunjukrasa kepada pemerintah. Karena sudah kesal dengan pemerintah," jelasnya. 

Maya mengatakan, mayoritas PKL yang datang mengadu kepadanya, untuk mendukung gerakan tersebut. 

Baca juga: OPERASI Patuh Toba 2021 di Binjai, Ini Seruan Kasat Lantas Djoko Lelono

Mayoritas pedagang yang mengadu, terdampak pandemi Covid-19. Pendapatnya, kata Maya semakin hari kian menurun. Karena dampak tersebut, bagaimana bisa membayarkan pajak kepada pemerintah. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved