Breaking News:

News Video

Sekolah Tatap Muka di Medan Sudah Diperbolehkan, Maksimal Satu Ruangan Berisi Delapan Siswa

Wali Kota Medan Bobby Nasution telah mengeluarkan surat edaran (SE) wali kota nomor 443.2/9055 tentang penerapan PPKM Level 3 di Medan dan pengoptimal

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kota Medan resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 yang berlaku sejak 21 September hingga 4 Oktober 2021.

Wali Kota Medan Bobby Nasution telah mengeluarkan surat edaran (SE) wali kota nomor 443.2/9055 tentang penerapan PPKM Level 3 di Medan dan pengoptimalan posko Covid-19.

Dalam poin nomor 2 SE tersebut, pelaksanaan belajar tatap muka di satuan pendidikan telah diperbolehkan.

"Semua butuh persiapan yang matang baik itu sekolah tatap muka ataupun yang lainnya. Kemarin kan sebelum ini sudah dilihat ketika kasus Covid-19 turun kita langsung gencar melakukan vaksin untuk pelajar yang umurnya sudah diperbolehkan. Tentunya ini perlu persiapan," ujar Bobby, Rabu (22/9/2021).

Lebih lanjut Bobby mengatakan pelaksanaan belajar tatap muka di masa PPKM Level 3 dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Termasuk dalam satu kelas hanya boleh 25 persen, kalau dihitung itu hanya delapan, atau bahkan hanya lima murid dalam satu kelas. Ini caranya sudah pernah kita lakukan sosialisasi," katanya.

Ia memastikan, penerapan protokol kesehatan tidak hanya di dalam lingkungan sekolah, namun juga di luar sekolah.

"Tapi yang paling penting adalah di dalam lingkup sekolahnya aman di luar sekolahnya juga aman. Misalnya kalau mereka pulangnya dengan angkot, angkot itu kan sudah jelas, hanya boleh 75 persen, sopirnya harus pakai masker, jangan lagi sambil merokok. Patroli, yustisi, prokes. Intinya tatap muka dengan aturan," katanya.

Adapun dalam Surat Edaran 443.2/9055, belajar tatap muka dilakukan dengan aturan sebagai berikut:

Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan keputusan bersama menteri pendidikan dan
kebudayaan, menteri agama, menteri kesehatan dan menteri dalam negeri nomor
03/kb/2021, Nomor, hk.01.08/menkes/4242/2021, nomor 440-717 tahun 2021 tentang panduan 384 tahun 2021,

Penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi coronavirus disease
2019 (Covid-19) dan bagi satuan
pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas
pendidikan yang melaksanakan
maksimal 50% (lima puluh persen), kecuali untuk;

a. SDLB, MILB, SMPLB, SMALB, dan MALB maksimal 62% (enam puluh dua
persen) sampai dengan 100% (seratus persen) dengan menjaga jarak
minimal 1,5 m (satu koma lima meter) dan maksimal 5 (lima) peserta didik
per kelas; dan

b. PAUD maksimal 33% (tiga puluh tiga persen) dengan menjaga jarak
minimal 1,5 m (satu koma lima meter) dan maksimal 5 (lima) peserta didik
per kelas;

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved