Breaking News:

Pedagang Pajak Lama Perbaungan Tolak Pemasangan Pagar Seng oleh Dinas PUPR Sergai

Seratusan orang pedagang memadati lokasi meminta kepada pekerja yang memasang seng di sekitaran lokasi kebakaran untuk dibongkar.

TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Tukang mengerjakan pemasangan pagar seng di Pajak Lama Perbaungan, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Ratusan pedagang Pajak Lama di Jalan Deli Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Perbaungan, Serdangbedagai, menolak pemasangan pagar seng penutup yang di pasang di lokasi bekas kebakaran yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Seratusan orang pedagang memadati lokasi meminta kepada pekerja yang memasang seng di sekitaran lokasi kebakaran untuk dibongkar.

Pemasangan pagar seng ini dilakukan oleh Dinas PUPR Serdangbedagai untuk proses pembangunan drainase dan jalan.

"Yang mau di pagar gedung ini bang yang terbakar ini, sampai jalan sini bang. Kalau mau jalan yang di pagar, kenapa gedung ini yang ikut di pagar juga. Gedung ini bukan aset pemkab, karena dari tahun 1961 kami jualan, ini tanah tengku," ujar Fahri (32) pedagang bumbu di Pajak Lama Perbaungan, Kamis (23/9/2021).

Fahmi mengatakan, ia menilai pemasangan pagar seng yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai tidaklah tepat. 

"Misal gedung ini yang dipagar, sedangkan ini dibangun dari swadaya masyarakat. Di jaman Bupati Maimaran (Mantan Bupati Deliserdang) kami udh 24 jam menjaga pajak ini supaya tidak di gusur. Apa harus kami menjaga lagi seperti tahun 1995 menjaga 24 jam sampai kami tidur di jalan ini bang," ujar Fahri.

Ia bersama pedagang Pajak Lama Perbaungan lainnya, memohon kepada Bapak Bupati Serdangbedagai Darma Wijaya, untuk segera menyelesaikan permasalah di pajak ini.

"Kami memenangkan, Bapak Bupati. Tolong atur camatnya, Pak. Tanpa pendekatan apapun dia main pagar aja. Tidak ada mediasi. Kenapa setelah ribut-ribut, baru mediasi?" ujar Fahri.

Pedagang lain, Butet Lubis mempertanyakan fungsi pemasangan pagar seng.

"Kemarin pembangunan drainase, kami bongkar kok kios jualan kami. Dan pemasangan pagar itu tidak ada pemberitahuan ke ketua pedagang. Jadi jangan sampailah seperti kejadian yang lama," ujar Butet.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved