Breaking News:

Belum Ada Surat Dinas Pendidikan, Sekolah di Medan Masih Gelar Belajar Daring

Sekolah belum melakukan PTM karena belum menerima surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Medan.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
SEJUMLAH siswi SMP Negeri 1 Medan saat mengikuti simulasi atau uji coba tatap muka beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan sudah mengeluarkan surat edaran resmi terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Namun, masih banyak sekolah di Kota Medan yang belum melakukan PTM.

Operator SDN 060888 Jalan Darussalam, Desi mengatakan, sekolah belum melakukan PTM disebabkan belum adanya surat resmi dari Dinas Pendidikan Kota Medan hingga saat ini.

“Meski pun sudah ada SE Wali Kota, kita masih menunggu surat resmi dari Dinas Pendidikan Kota Medan karena kita di bawah naungan Disdik," katanya, Kamis (23/9/2021).

Hal serupa juga dikatakan Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Medan, Lisnawati saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Menurut Lisna, pihaknya belum melakukan PTM karena sekolahnya belum menerima surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Medan.

"Kita masih nunggu surat Disdik. Nggak mungkin kita tiba-tiba langsung nyuruh murid datang tanpa adanya surat perintah. Bisa-bisa nanti kita kena sanksi dari Disdik Medan,” jelasnya.

Baik Lisna maupun Desi mengaku hanya mendengar kabar dari mulut ke mulut terkait PTM mulai bisa dilakukan akhir bulan ini.

"Dengar-dengar, PTM akan dimulai bulan 9 akhir, tapi sampai saat ini belum ada surat dari Disdik yang kami terima. Kami akan melakukan PTM apabila Disdik Kota Medan sudah memberikan surat ke sekolah,” katanya.

Pantauan Tribun Medan, mayoritas sekolah baik SD Negeri atau Swasta, maupun SMP Negeri atau Swasta masih melakukan pembelajaran secara daring.

Baca juga: Izin PTM Sudah Ada, Sejumlah Kampus Masih Gelar Belajar Daring Karena Alasan Berikut

Misalnya saja di SDN sekitaran Jalan Darussalam Kecamatan Medan Sunggal dan sepanjang Jalan Gajah Mada ini. Sekolah masih terpantau sepi bahkan ada yang tertutup.

Di SDN 060888 Jalan Darussalam Kecamatan Medan Sunggal, sejumlah siswa beserta orangtuanya datang mengunjungi sekolah hanya untuk memberikan tugas sekolah yang diberikan guru. Sementara guru-guru yang bertugas di sekolah tersebut terpantau hadir dengan protokol kesehatan yang  ketat sambil menunggu para siswa datang untuk mengantarkan tugas.

"Kita sudah hampir dua tahun melakukan pembelajaran daring. Sampai saat ini belum ada kabar bakal ada belajar tatap muka di sekolah," kata Sri, guru kelas  SDN 060888.

Hal serupa juga dialami SDN 060887 yang terletak disamping SDN 060888 Jalan Darussalam Kecamatan Medan Sunggal ini. Sekolah ini hanya ditunggu oleh dua guru piket. Para guru pun sedang menunggu anak muridnya untuk mengantarkan tugas.

" Iya, semua masih daring siswa atau wali murid ke ssini hanya untuk mengantar tugas," ucap guru kelas SDN 060887,” katanya.

Hal yang sama juga berlaku di SMP Swasta Harapan. Kepala Sekolah SMP Swasta Harapan, Idris Ginting juga mengaku masih melakukan pembelajaran secara daring. "Kita masih melakukan sekolah online sampai saat ini," katanya.(cr5/tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved