Breaking News:

Penetapan Lokasi Bebas Sampah Bisa Tingkatkan Kinerja Penanganan Kebersihan di Medan  

Penetapan kawasan bebas sampah ini yang ditegaskan dalam SK Wali Kota Medan Nomor 658.5/31.K/VIII/2021 tentang Lokasi Percontohan Kawasan Bebas

Editor: jefrisusetio
Dok. Humas Pemko Medan
Wali Kota Medan, Bobby Nasution langsung fokus terhadap penanganan masalah kebersihan dan menjadikannya sebagai salah satu program prioritas utama yang harus dituntaskan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tidak hanya mencanangkan Kawasan Pasar Bersih, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga menjadikan enam lingkungan di tiga kecamatan menjadi kawasan percontohan bebas sampah. Ketiga lingkungan itu berada di Kecamatan Medan Labuhan, Medan Petisah, dan Medan Deli.

Penetapan kawasan bebas sampah ini yang ditegaskan dalam SK Wali Kota Medan Nomor 658.5/31.K/VIII/2021 tentang Lokasi Percontohan Kawasan Bebas Sampah di Kota Medan Tahun 2021 ini kian memacu kinerja aparatur di pemerintahan kecamatan dan kelurahan dalam bidang kebersihan dan pengelolaan sampah.

"Kami siap menjadi wilayah percontohan bebas sampah. Dan terus terang kami merasa makin terpacu untuk memelihara dan menjaga kebersihan serta kelestarian di wilayah kami," sebut Camat Medan Deli, Ferri Suheri.

Demikian pula Camat Medan Petisah, M. Agha Novrian. Dia menyatakan, penetapan dua lingkungan di wilayah Kecamatan Medan Petisah sebagai lokasi percontohan bebas sampah tentu akan meningkatkan kinerja dalam bidang kebersihan. "Tentu kami akan terus meningkatkan pengelolaan persampahan di wilayah kami," ungkapnya.

Di Medan Deli, wilayah yang dijadikan  lokasi bebas sampah berada di Kelurahan Tanjung Mulia, tepatnya di Lingkungan 4 dan 5. Ferry mengatakan, Lingkungan 4 dan 5 ini berada di bantaran Sungai Deli yang berbatasan wilayah Desa Manunggal dan Desa Helvetia Kecamatan Labuhandeli, Deliserdang.

Dia menceritakan, beberapa tahun lalu wilayah Lingkungan 4 dan 5 Kelurahan Tanjung Mulia itu masih belum bebas sampah. Masih terdapat sampah liar di pinggiran maupun di aliran Sungai Deli.

"Namun secara secara bertahap, dengan upaya penyadaran dengan melibatkan berbagai pihak, akhirnya mulai tumbuh kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah di sungai. Kesadaran ini semakin baik saat beroperasinya bank sampah di dua lingkungan itu," ujar Ferri.

Sejak 2019, di Lingkungan 4 dan 5 Kelurahan Tanjung Mulia ini memang telah beroperasi bank sampah. Di Lingkungan 4 ada Bank Sampah  Bunga dan di Lingkungan 5 Bank Madio Maju. Jumlah nasabah Bank Sampah Bunga sekitar 50 dan Bank Sampah Madio Maju sebanyak 70.

"Warga kami kini sudah terbiasa untuk mengelola sampahnya. Mereka sudah bisa memilah mana barang yang bisa dibawa ke banks sampah, mana yang harus dibuang di bak-bak sampah komunal," Ferri.

Dia menambahkan, pihaknya juga harus menjalin kerja sama dengan pihak Kecamatan Labuhandeli untuk sama-sama menjaga kebersihan Sungai Deli yang melintasi kedua wilayah kecamatan ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved