Breaking News:

Preman Peras Pedagang Buah Bawa Orangtua Minta Maaf ke Korban, Janji tak Mengulangi Lagi

"Ya, setelah kita amankan dari Polsek Medan Barat. Kini, antara kedua belah pihak telah berdamai," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Philip.

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Kapolsek Medan Barat, AKP Tina Pulitawati saat diwawancara terkait dua preman yang anggar jago malak pedagang sampai bilang tak takut sama polisi di Pasar Sambu Baru, Jalan Danau Jempan, Kecamatan Medan Barat, Rabu (22/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua preman yang sempat ditangkap Polsek Medan Barat setelah viral memalak pedagang di Pasar Sambu Baru, Jalan Danau Melintang telah dilepas.

Diketahui, kedua preman itu bernama Roni (29) dan Selvi (35). Sementara korban adalah pedagang buah bernama Dameria Hutauruk.

"Ya, setelah kita amankan dari Polsek Medan Barat. Kini, antara kedua belah pihak telah berdamai," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Philip Purba kepada Tribun Medan di kantornya, Jumat (24/9/2021).

Dia menjelaskan terlapor sudah meminta maaf terhadap korban. Demikian, dikatakannya korban telah mencabut laporannya.

Philip menjelaskan para terlapor sudah membuat surat pernyataan dengan isi tidak melakukan tindakan serupa lagi. Mana kala terlapor berbuat serupa, maka akan diberikan sanksi.

"Kita akan beri sanksi tindakan yang sesuai perbuatannya, yang mana kalau ada pidananya akan diberi sanksi pidana," ujarnya.

Untuk langkah pencegahan ke depan terkait premanisme, dia menjelaskan pihaknya menyebarkan nomor handphone ke titik wilayah yang rawan pemalakan.

"Salah satunya nomor Babin dan saya sendiri sudah saya kasih serta nomor kepala lingkungan dan lainnya. Kita juga intens melakukan patroli di lokasi - lokasi yang rawan," ungkapnya.

KANIT RESKRIM - Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Philip Purba saat diwawancara di kantornya, Jumat (24/9). Dua preman yang sempat ditangkap Polsek Medan Barat setelah viral memalak pedagang telah meminta maaf.
KANIT RESKRIM - Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Philip Purba saat diwawancara di kantornya, Jumat (24/9). Dua preman yang sempat ditangkap Polsek Medan Barat setelah viral memalak pedagang telah meminta maaf. (TRIBUN MEDAN / GOKLAS)

Philip juga mengungkapkan pihaknya mengimbau kepada seluruh warga jangan takut aksi pemalakan. Pihaknya siap membantu bila ada korban dan langsung ditindaklanjuti.

"Bahkan kalau OKP pun jangan takut karena segera kita tindaklanjuti," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved