Breaking News:

Berada Dilevel-1 PPKM di Sumut, Bupati Deliserdang Ucap Alhamdulillah

Kabupaten Deliserdang menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang masuk dalam level-1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan Melihat Vaksinasi Covid-19 serta Mendampingi Kepala Negara. 

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Kabupaten Deliserdang menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang masuk dalam level-1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini disampaikan, Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan

"Alhamdulillah, Kabupaten Deli Serdang menjadi satu-satunya kabupaten  yang pertama masuk pada level 1 sesuai asesmen yang dilakukan Kemenkes RI," kata Bupati Deli Serdang yang diwakili Sekda Darwin Zein S.Sos  saat Konferensi Pers di Aula Cendana Kantor Bupati. 

Sekda Darwin Zein S.Sos mengungkapkan  merujuk pada data asesmen situasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan per 14 September 2021 Deli Serdang dinyatakan menjadi satu-satunya Kabupaten di Sumut yang ditetapkan berada pada Level 1.

"Alhamdulillah, terima kasih saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Deli Serdang, Satgas Kecamatan, Desa dan Kelurahan, para Nakes, TNI/POLRI dan seluruh Elemen Masyarakat. Semoga kondisi ini bisa kita Pertahankan. Tetap ikuti  protokol kesehatan, sukseskan vaksinasi. Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi dan melindungi masyarakat Deli Serdang, sekali lagi terima kasih, saya bersyukur dan bangga atas kinerja kalian semua," ujar Bupati Deli Serdang

Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Deli Serdang Drs. Citra effendi  Capah  menyebutkan, masalah tentang Zonasi yang dipergunakan yaitu asesmen dari kementrian per 14 September 2021 Deli Serdang ditetapkan  berada di level I.

Dan dari Satgas Covid-19 Pusat (Bersatu Dalam Covid ) menerbitkan Deli Serdang masuk ke  zona kuning masuk ke zona orange. Banyak faktor yang membuat Deli Serdang berhasil ditetapkan pada level I di antaranya Aplikasi CAD (Covid-19 Analisis Deli Serdang) serta kegiatan-kegiatan penegakan protokol kesehatan dimulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, hingga Kabupaten.

Hasil asesmen dilihat dari sejumlah indikator antara lain tingkat kasus terkonfirmasi, tingkat pasien rawat rumah sakit, tingkat kematian, tingkat testing, tingkat tracing, tingkat treatment  per tanggal 19 Agustus 2021.

Dari data grafik kasus konfirmasi Deli Serdang berada di level III yaitu 50-150 kasus, lalu menurun ke level II pada 8 Sepetember 2021 sebanyak 20-50 kasus, menurun lagi ke level I pada 13 September 2021.

Sementara itu, untuk pasien rawat inap di rumah sakit, serta kasus kematian pada 19 September 2021 Deli Serdang berada pada level II  sebanyak 1-2 kematian, namun pada 13 September 2021 kasus kematian sudah dibawah 1.

“Himbauan kepada masyarakat jangan bereforia yang berlebihan hingga abai dengan protokol kesehatan sehingga lonjakan kasus terjadi lagi, tetap perketat protokol kesehatan kita  bersatu melawan Covid-19," ungkapnya. 

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved