Menang Telak Atas Paya Bakung United, Manajer PSMS Bilang Perlu Perbaikan Transisi

PSMS Medan menang telak dalam laga ujicoba dengan Paya Bakung United di Stadion Teladan, Sabtu (25/9/2021).

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan Fiwi Dwipan (tengah) berusaha melewati kawalan pemain Paya Bakung United pada pertandingan uji coba di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (25/9/2021). Hasil pertandingan uji coba tersebut PSMS Medan berhasil menang telak dengan skor 4-0. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan menang telak dalam laga ujicoba dengan Paya Bakung United di Stadion Teladan, Sabtu (25/9/2021).

Dalam laga persahabatan ini, PSMS Medan menang telak 4-0 atas Paya Bakung yang merupakan klub Liga 3. Sepanjang pertandingan, anak asuh Ansyari Lubis memberikan serangan bertubi-tubi kepada lawannya. Meskipun hanya laga ujicoba, skuat Ayam Kinantan bermain seperti sudah menghadapi laga sungguhan.

Pada babak pertama, PSMS Medan sudah unggul 2-0 melalui tendangan Rachmad Hidayat dan sundulan Joko Susilo.

Sepanjang babak pertama, Syaiful Ramadhan CS seakan tidak memberikan peluang kepada Paya Bakung untuk memperkecil ketertinggalannya.

Babak kedua, PSMS Medan melakukan pertukaran pemain. PSMS Medan kembali mencetak skor melalui Ilham Fathoni pada menit ke-65 dan sebelum laga ujicoba berakhir, Rizky Sena menambah keunggulan PSMS Medan pada menit ke 74.

Manajer PSMS Medan Mulyadi Simatupang yang dijumpai setelah laga persahabatan mengatakan, ini adalah hasil yang positif. Tapi, katanya, harus ada beberapa perbaikan, terutama pada transisi pemain.

"Pemain harus cepat lihat bola yang terus bergerak. Saya juga tadi melihat masih ada pemain kita yang ke belakang. Misalnya pada saat passing, padahal tim yang dihadapi bisa dikatakan satu tingkat di bawah PSMS," terangnya.

Pria yang akrab disapa Pak Mul ini menyatakan dirinya mau pertandingan ujicoba ini merupakan simulasi bagaimana bisa bermain cepat.

"Tapi di satu sisi ada kemajuan yang ditunjukkan para pemain," akunya.

Mengenai kemajuan yang seperti apa yang dilihatnya, Pak Mul mengaku ia melihat bagaimana para pemain merebut bola kemudian menekan lawan mereka.

"Saya kira ada kemajuan dan banyak pilihan-pilihan yang dalam arti kalau saya melihat antara pemain-pemain yang diturunkan pertama dengan pemain yang masuk ke dua juga tidak terlalu jauh berbeda. Hampir selevel. Tidak jomplang. Disitu letak kemajuannya," pungkasnya. (akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved