Breaking News:

Pengin Covid-19 Segera Berakhir, Bobby Nasution Terus Perkuat Pendataan, Begini Teknisnya

Wali Kota Medan, Bobby Nasution akan terus melakukan evaluasi dan mengupdate data kasus Covid-19 setiap harinya.

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/RECHTIN
Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau lokasi yang direncanakan akan jadi lokasi isolasi terpusat (isoter) di samping Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (22/9/2021).  

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN  - Wali Kota Medan, Bobby Nasution akan terus melakukan evaluasi dan mengupdate data kasus Covid-19 setiap harinya. Langkah ini dilakukan untuk menghindari terjadinya selisi data kasus aktif sehingga penanganan penyebaran Covid-19 bisa maksimal. 

Selain itu, Pemerintahan Kota Medan juga melakukan pemutakhiran data dengan Pemerintah Provinsi Sumut agar data yang dihasilkan sesuai. Data itu kemudian dilaporkan kepada  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk selanjutnya diteruskan kepada  Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian).

"Kemarin kita sudah rapat dengan Pemprov Sumut dan sudah telah melakukan perbaiki datanya. Jadi kasus  aktif kita (Pemko Medan) hari ini 1.500 dari sebelumnya 7.077 kasus. Kita juga sudah koordinasi dan  berbicara tentang pendataan, juga sudah oke.  Tinggal dilaporkan saja kepada  Kemenkes. Selanjutnya, Kemenkes akan meneruskannya kepada Kemenko Perekonomia,” kata Bobby Nasution saat doorstop dengan wartawan beberapa hari lalu.

Berdasarkan data  yang ada, kata Bobby Nasution,  kasus Covid-19 sudah turun di Kota Medan. Ditambah lagi dengan penjelasan dari Kemenko Perekonomian disebutkan, ungkapnya, kasus aktif Covid-19 sudah turun.

“Mudah-mudahan Kota Medan bisa  turun ke Level 3  ataupun Level 2, kita tunggulah,” jelasnya.

Menantu Presiden Joko Widodo selanjutnya mengungkapkan,  berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, semua fasilitas kesehatan (Faskes) yang ada di Kota Medan harus melaporkan langsung jumlah kasus aktif ke Pemko Medan. Untuk itu, Bobby  minta kepada seluruh pihak faskes agar proaktif memberikan data. Sebab, data ini sangat penting dan untuk menjadi bahan dalam melakukan penanganan selanjutnya.

“Selama ini kita yang menelpon setiap jam 15.00  WIB setiap harinya, kalau gak ditelepon gak di laporkan data itu. Sementara jumlah laboratorium kita disini hampir 21, kalau kita telepon satu satu satu, kan repot juga,"  ungkapnya.

Sementara itu perkembangan konfirmasi Covid-19 di Kota Medan terus mengalami penurunan dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Medan pada 13  September 2021, kasus aktif covid-19 sebanyak 1.651 kasus, sedangkan 14 September 2021 kasus aktif covid-19 mengalami penurunan jumlah kasus sebanyak 79 kasus sehingga menjadi 1.572 kasus.

Penurunan kembali  terjadi pada 15 September 2021, penurunan yang terjadi sebanyak 70 kasus sehingga kasus aktif Covid-19 menjadi 1.502 kasus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved