Breaking News:

Tewas Dibacok saat Mabuk

Ajak Gaduh Pemilik Warung Tuak, Kepala Pria Mabuk Terbelah Ditebas Parang

Pria mabuk di Kabupaten Dairi berakhir tewas usai kepalanya ditebas parang oleh pemilik warung tuak

Editor: Array A Argus
HO
Jamson, pria mabuk tuak yang tewas dibunuh pemilik warung tuak 

TRIBUN-MEDAN.COM,DAIRI- Jamson Siburian (56), warga Dusun IV, Desa Gomit, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi tewas dalam kondisi mengenaskan.

Kepalanya terbelah usai ditebas parang oleh Berto Lumbantobing (35), pemilik warung tuak yang ada di Dusun IV.

Menurut Kasubbag Humas Polres Dairi, Iptu Doni Saleh, pembunuhan ini bermula pada Jumat (23/9/2021) malam ketika Jamson Siburian mabuk tuak di warung milik Berto Lumbantobing.

Baca juga: Ngulah Lagi, Mabuk Tuak Preman Anggota OKP yang Diduga Dilepas Polisi Kembali Palak Pedagang Buah

Karena sudah hilang kesadaran, Jamson Siburian terus meracau, hingga terjadi cekcok antara korban dan pemilik warung tuak.

Melihat ada ribut-ribut, pengunjung warung tuak sempat melerai.

Jelang Sabtu (24/9/2021) dinihari, Jamson Siburian yang sudah teler berat hendak pulang ke rumahnya usai cekcok.

Namun Berto Lumbantobing masih merasa kesal dengan sikap korban yang bikin gadung di warungnya.

Saat korban berjalan menuju ke rumahnya, dari arah belakang Berto Lumbantobing mendatangi korban dengan sebilah parang.

Baca juga: Viral Preman Minta Jatah Durian Berulang Kali Untuk Tambul Minum Tuak

"Pelaku langsung membacok korban berkali-kali di bagian kepala," kata Doni, Minggu (26/9/2021).

Melihat kejadian itu, warga dan pengunjung warung tuak pun heboh.

Mereka kemudian melaporkan insiden ini ke polisi.

Petugas yang mendapat laporan langsung menyambangi lokasi dan mengamankan tersangka bersama parang yang digunakannya untuk membunuh Jamson.

Baca juga: 9 Warga di Warung Tuak Swab Antigen, 1 Mesin Judi Tembak Ikan Diamankan Polisi

"Dari hasil pemeriksaan terhadap luka di tubuh korban, terdapat luka bacokan 6 kali di kepala belakang dan terdapat 1 kali bacokan di pundak sebelah kiri. Sedangkan korban menggenggam sebuah batu di tangan kanannya," kata Doni.

Pascakejadian, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Sidikalang untuk dilakukan autopsi.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved