Breaking News:

Berawal Sakit Maag, Satu Orang Positif Covid-19, Satu Keluarga di Pantai Cermin Ditracing Petugas

Satu keluarga di kawasan Pantai Cermin, Kabupaten Serdangbedagai (Seragai) ditracing petugas usai seorang diantaranya positif Covid-19

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Tim satgas Covid-19 yang terdiri dari Polsek Pantai Cermin, dan tim tracer Puskesmas Pantai Cermin melakukan pelacakan terhadap warga Desa Kota Pari, Minggu (26/9/2021) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI - Setelah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, satu keluarga di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Serdangbedagai (Sergai), ditracing petugas puskesmas Pantai Cermin.

Tim satgas Covid-19 yang terdiri dari Polsek Pantai Cermin, dan tim tracer Puskesmas Pantai Cermin melakukan pelacakan terhadap warga Desa Kota Pari berinisial M (47)

Warga tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah sebelumnya melakukan swab PCR di RS Columbia Asia Kota Medan.

Baca juga: Seribuan Napi Lapas Tanjung Gusta Disuntik Dosis Kedua Vaksin Covid-19

"Awal mula warga berinisial M ini, mengalami gejala maag dan mual. Lalu keluarga membawa pasien ke RS Siloam Medan. Sebelum berobat pasien langsung di PCR dengan hasil Positif Covid-19," ujar Kapolsek Pantai Cermin, AKP Teddy Napitupulu, Minggu (26/9/2021).

Lanjut Teddy, setelah dilakukan tracing oleh Puskesmas Pantai Cermin, warga tersebut sudah baikan, dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. 

Lalu dari warga yang terkonfirmasi, dilakukan lah tracing terhadap empat orang keluarga yakni, suami berinisial A (54) dan tiga orang anaknya, R (30), F (28), dan RK (23).

Baca juga: Pengin Covid-19 Segera Berakhir, Bobby Nasution Terus Perkuat Pendataan, Begini Teknisnya

"Sesuai dengan petunjuk pihak kesehatan Puskesmas Pantai Cermin akan dilakukan pantauan kesehatannya oleh bidan desa dan tidak dilakukan swab antigen dengan alasan tidak ada keluhan," ujar Teddy.

Kapolsek Pantai Cermin juga mengimbau agar keluarga yang melakukan kontak erat tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah serta kesempatan pertama melaporkan kepada Bidan Desa apabila ada keluhan. 

"Sedangkan untuk rumah tempat tinggal mereka juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan oleh pemeritahan desa setempat," tutup Teddy Napitupulu. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved