Breaking News:

BPBD Binjai Turunkan Satgas PB Cari Korban Hilang Tertimpa Longsor di Karo

Perihal ini dilakukan, guna mencari keberadaan warga Kota Binjai yang masih dinyatakan hilang sampai dengan saat ini.

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
HO
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai menerjunkan Satgas PB, guna membantu pencarian dan evakuasi korban longsor di Desa Sugihen, Kecamatan Dolatrakyat, Kabupaten Karo, di Gedung Balai Kota, Jalan Sudirman, Kota Binjai, Senin (27/9/2021). 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai turunkan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB), guna mencari korban longsor di Desa Sugihen, Kecamatan Dolatrakyat, Kabupaten Karo. 

Perihal ini dilakukan, guna mencari keberadaan warga Kota Binjai yang masih dinyatakan hilang sampai dengan saat ini.

Sebelum menjalankan tugas, Satgas PB BPBD Kota Binjai terlebih dahulu dilepas keberangkatannya Sekretaris Daerah Kota Binjai Irwansyah Nasution didampingi (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Binjai, Dian Amperansyah, di Gedung Balai Kota, Jalan Sudirman, Senin (27/09/2021).

Baca juga: Rian Korban Longsor di Karo Sempat Minta Ibu Pajang Fotonya di Dinding Rumah

Sekretaris Daerah Irwansyah dalam mengharapkan, Satgas PB BPBD Kota Binjai mampu berkerja semaksimalnya dengan mengutamakan kerjasama tim untuk dapat menemukan korban.

"Ini adalah tugas kemanusiaan yang sangat serius. Karena itu pahami benar medan di lokasi bencana, serta tetap utamakan keselamatan dan keamanan diri sendiri dan tim saat proses pencarian maupum proses evakuasi para korban," kata Irwansyah. Ia berharap, seluruh tim dapat kembali dengan selamat pada misi pencarian korban..

(Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Binjai, Dian Amperansyah mengatakan, dalam misi kemanusiaan ini pihaknya menerjunkan sebnyak 15 anggota Satgas PB dipimpin langsung Kasi PB, Gelora Jaya Ananda. 

"Dari laporan yang kita terima, total korban ada lima orang. Satu orang tercatat sebagai warga Kota Binjai, dan empat lagi warga Kabupaten Langkat. Dari seluruh korban, baru dua orang yang berhasil dievakuasi. Sedangkan tiga lagi belum ditemukan, yang salah satunya itu warga Kota Binjai," ucap Dian. 

Seperti diketahui sebelumnya, bencana longsor terjadi di Desa Sugihen, Kecamatan Dolatrakyat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (26/09/2021) siang, sekira pukul 14.30 wib. 

Dalam peristiwa itu, lima dari total sembilan pekerja proyek pembangunan saluran irigasi (reba embang) dilaporkan tertimbun material longsoran tanah dan batu.

Akibatnya, satu korban meninggal dunia, satu luka berat karena menderita patah tulang kaki, dan empat lainnya dinyatakan hilang. 

Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Batak Kecewa Hian Dipopulerkan Nabasa Trio

Korban meninggal atas nama Agus (22), warga Dusun I Adimulio, Desa Pasarenam Kualamencirim, Kecamatan Seibingei, Kabupaten Langkat. 

Kemudian, korban luka berat atas nama Riswan (23), warga Dusun V Damerejo, Desa Pasarempat Kualamencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat. 

Sedangkan tiga korban yang dinyatakan hilang antara lain, Raihan (19) dan Rian (21), warga Dusun I Adimulio, Desa Pasarenam Kwalamencirim, Kecamatan Seibingai, Kabupaten Langkat, serta Reza (19), warga Kelurahan Tanahmerah, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai. 

Sejauh ini, tim penyelamat gabungan dari Basarnas, BNPB, BPBD Kabupaten Karo, BPBD Kota Binjai, BPBD Kabupaten Langkat, dan personel TNI-Polri, masih melakukan pencarian tiga korban tersisa, dengan panduan dari empat korban selamat, yakni Hendri (40), Hermansyah Putra Sitepu (46), Agustiar Kemit (47), dan Tujuan Sembiring (56).

(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved