Breaking News:

Cemburu Buta Berujung Maut

PELAKU Penyiraman Air Keras Pura-pura Pingsan saat Tau Korbannya Tewas

Ibu korban, Nani Minarni mengungkapkan pelaku sempat berpura-pura pingsan saat menerima kabar anaknya meninggal.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Nani Minarni, ibu korban penyiraman air keras terhadap anaknya, Senin (27/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Seorang pelajar SMA, Syahbila Nur Rohima (15), warga Jalan Sejati, Gang Imam, Kelurahan Sarirejo Kecamatan Medan Polonia tewas usai disiram air keras.

Mata sebelah kirinya melepuh dan tubuhnya juga mengalami luka bakar.

Setelah diselidiki oleh polisi, ternyata pelaku adalah Putra, orang yang membawa korban pergi dari rumah menggunakan sepeda motor Kawasaki ninja miliknya.

Ibu korban, Nani Minarni mengungkapkan pelaku sempat berpura-pura pingsan saat menerima kabar anaknya meninggal.

Bahkan, Putra sempat menagis meraung-raung di rumah sakit.

"Dia pingsan terus nangis-nangis. Cuma waktu dikasih air mulutnya langsung batuk-batuk," kata Nani Minarni, Senin (27/9/2021).

Sejak awal kata Nani, keluarga sudah menaruh curiga kepada pelaku.

Sebab ia mengaku anaknya disiriam oleh orang tak dikenal.

Namun pelaku sama sekali tidak kenapa-kenapa.

Melihat gelagat pelaku yang mencurigakan akhirnya keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Deli Tua dan pelaku langsung ditahan.

"Kan dia ditanya juga soal kronologi kejadian. Rupanya dia berbelit-belit makanya langsung ditahan," katanya.

Nani mengatakan anaknya pergi bersama pelaku pada hari Sabtu malam sekitar pukul 19:00 WIB.

Saat itu mereka pamit mau jalan-jalan sebentar.

Rupanya begitu pulang sekitar pukul 23:00 WIB kondisi anaknya sudah setengah sadar.

Ia menjerit kesakitan.

Sementara itu, pelaku berdalih kalau Bila disiram oleh orang saat mereka jalan-jalan di sekitar Deli Tua.

(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved