Breaking News:

Petisi Tolak Pajak Restoran Kaki Lima di Binjai Berlanjut, 50 Pedagang Konsisten Menolak

Pedagang kaki lima (PKL) di Kota Binjai tetap konsisten menolak kebijakan pengutipan pajak yang dinilai mencekik leher

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
Koordinator BiKoKu Maya Susan (hijab putih merah) saat berfoto bersama pedagang kaki lima yang menandatangani petisi beberapa waktu lalu. (TRIBUN-MEDAN.COM/SATIA). 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI- Penolakan pengutipan pajak terhadap restoran pedagang kaki lima (PKL) di Kota Binjai terus berlanjut.

Saat ini, sudah ada 50 PKL yang menyatakan penolakan, dan menandatangani petisi yang dibuat beberapa waktu lalu. 

"Kini sudah hampir mencapai 50 pedagang yang datang menandatangani petisi itu," kata Koordinator BiKoKu Maya Susan, Senin (27/9/2021). 

Ia mengatakan, setelah ini pihaknya akan langsung mengirimkan spanduk berisikan tanda tangan tersebut ke Pemko Binjai. 

Baca juga: Apa itu Pajak, Ketahui Pengertian Pajak, Manfaat Pajak, Jenis Pajak dan Fungsi Pajak bagi Negara

"Agar Wali Kota Binjai Amir Hamzah tahu kami menolak," jelasnya. 

Maya mengatakan, dia berharap Wali Kota Binjai Amir Hamzah dapat mengerti bahwasanya saat ini seluruh masyarakat perekonomiannya terdampak wabah pandemi. 

Bisa-bisanya, kata dia, Wali Kota Binjai Amir Hamzah malah meminta pajak kepada PKL. 

Mayoritas pedagang yang mengadu, terdampak pandemi Covid-19.

Pendapatannya, kata Maya, semakin hari kian menurun.

Karena dampak tersebut, bagaimana bisa membayarkan pajak kepada pemerintah. 

Baca juga: Para Pedagang Pajak Lama Perbaungan Tolak Pemasangan Pagar Oleh Dinas PUPR Sergai

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved