Breaking News:

Rian Korban Longsor di Karo Sempat Minta Ibu Pajang Fotonya di Dinding Rumah

Kata Ruslan baru-baru ini Rian meminta ibunya memajang fotonya di dinding. Mendengar permintaan itu,  istrinya mengaku heran. 

Penulis: Satia | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Warga mengangkut jenazah Agus yang menjadi korban longsor di Desa Sugihen, Kecamatan Dolatrakyat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (26/09/2021). 

TRIBUN MEDAN.com, LANGKAT -  Ruslan, ayah dari Rian, korban longsor di Desa Sugihen, Kecamatan Dolatrakyat, Kabupaten Karo, Minggu (26/09/2021), teringat satu permintaan anaknya sebelum meninggal dunia. 

Kata Ruslan baru-baru ini Rian meminta ibunya memajang fotonya di dinding. Mendengar permintaan itu,  istrinya mengaku heran. 

"Memang saya enggak ada firasat. Tapi ibunya sempat merasa kejanggalan, karena Rian meminta fotonya untuk dicetak dan dipajang dirumah," kata Ruslan, dengan mata terus berkaca-kaca, Senin (27/9/2021).

Saat ini, di kediamannya Ruslan sudah mulai mendirikan tendanya untuk menyambut jenazah Rian.  

Rian merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Menurut Ruslan, korban selama ini bekerja untuk membantu ekonomi keluarga. 

"Anak pertama sudah tutup usia sejak kecil. Karenanya, korban (Rian) juga mencari nafkah setelah meluluskan bangku sekolah," kata dia, 

Bagi dia, Rian merupakan anak yang baik dan selalu memberi perhatian besar kepada kedua orang tua serta adiknya.

"Sejak tamat sekolah, Rian selalu bekerja menjadi buruh bangunan dan sering merantau keluar daerah," kata Ruslan yang tak kuasa menahan air mata jatuh membasahi pipinya. 

Selama bekerja merantau di Tanah Karo, ujar dia, Rian pernah pulang ke rumah. Bahkan, dia berjanji akan pulang ke rumah setelah menyelesaikan pekerjaannya pada November 2021 mendatang.

Keempat korban merupakan warga Dusun I Adimulyo, Desa Pasar VI Kwala Mencirim, Sei Bingai, yakni Riswan (23), Agus (22) Rehan (19) dan Rian (21). 

Sementara satu korban lain, yakni Reza (22) warga Jalan Gunung Bendahara, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai.

Pada peristiwa ini, Riswan mengalami patah kaki, sementara Agus, Rehan, Reza dinyatakan meninggal dunia. Sementara jenazah Rian sampai saat ini belum ditemukan.  (wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved