Breaking News:

Stephen Curry Tak Sabar Kembali Duet Bareng Klay Thampson di NBA Musim Ini, 2 Tahun Menepi

Setelah sembuh dari cedera ACL, Thompson yang sedang berlatih bersama Warri mengalami cedera yang lebih parah yaitu robek tendon achilles. 

TWITTER
Duo Golden State Warriors Stephen Curry dan Klay Thampson 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Point Guard Golden State Warriors Stephen Curry tak sabar kembali bertandem dengan Klay Thampson jelang NBA musim 2021/22.

Seperti diketahui pebasket 31 tahun tersebut harus absen panjang selama 2 tahun karena mengalami cedera parah.

Pertama pria yang akrab disapa Klay ini mengalami cedera ACL pada babak final NBA tahun 2019 silam saat menghadapi Toronto Raptors. 

Baca juga: Sumatera Utara Menyiapkan 300 Hektar untuk Sport Center PON XXI

Dimana kala itu, pendaratan kurang sempurna membuat lututnya cedera.

Setelah sembuh dari cedera ACL, Thompson yang sedang berlatih bersama Warri mengalami cedera yang lebih parah yaitu robek tendon achilles. 

Yang membuatnya menepi di musim NBA 2020 dan 2021 hingga sampai sekarang. 

Prediksi tim dokter Golden State Warriors menyatakan bahwa Thompson masih butuh waktu hingga Bulan Desember ataupun Januari 2022 mendatang.

Mendengar kabar akan kembali turunnya Klay membuat Curry merasa akan menjadi pertanda baik bagi klub. Sebab sepeninggalan Klay, tim di musim 2020 terperosok ke jurang degradasi.

Sementara di musim 2021 tak mampu menembus Play Off usai takluk di babak Play In Tournament.

"Saya melihat dia bersemangat. Itu pertanda baik. Dia siap untuk kembali ke lapangan," tuturnya.

Baca juga: DULU Dul Tabrak 7 Orang, Ahmad Dhani Curhat Bisnis Karaokenya Tutup, Karyawan Terpaksa Dipecat

Bagi Curry, yang terpenting adalah kesehatan Klay dan bagaimana ia bisa bermain kembali tanpa menanggung rasa sakit yang begitu besar. 

"Ada begitu banyak kenangan tentang apa yang mampu dia (Klay) lakukan dan apa yang telah dia capai. Kami hanya ingin dia sehat. Dia ingin bermain lagi," ungkapnya. 

Bagi Curry melihat Klay bangkit dari cederanya yang beruntun sangat menyakitkan dan bagaimana rivalnya di NBA Three Point Contest tersebut bisa melaluinya.

"Saya telah menyaksikan perjalanannya selama dua tahun terakhir. Seperti November lalu, ketika kami mendengar dia cedera Achilles. Itu adalah pukulan keras karena Anda tahu betapa kerasnya dia bekerja untuk sembuh dari cedera ACL," pungkasnya.

(vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved