Breaking News:

UPDATE Longsor di Karo Hari Ini, 1 Pekerja Meninggal, 17 Kecamatan Berpotensi Bahaya Bencana Longsor

Update bencana longsor di Karo. Tanah longsor mengakibatkan satu pekerja konstruksi meninggal dunia di Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat,

Editor: Salomo Tarigan
HO
Proses pencarian korban yang tertimbun longsor, di Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat, Minggu (26/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com- Tanah longsor mengakibatkan satu pekerja konstruksi meninggal dunia di Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara.

Peristiwa gerakan tanah ini terjadi pada Minggu (26/9), pukul 15.08 WIB.

"Tim gabungan telah mengevakuasi dan mengidentifikasi korban setelah dua jam proses pencarian sore itu," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dikutip dari siaran pers BNPB, Senin, (27/9/2021).

Petugas gabungan melakukan evakuasi pencarian korban longsor, Senin (27/9/2021).
Petugas gabungan melakukan evakuasi pencarian korban longsor, Senin (27/9/2021). (TRIBUN MEDAN/IST)

Longsor yang terjadi ini, kata dia, juga mengakibatkan tiga pekerja hilang dan satu lainnya luka berat. Tim gabungan yang dibantu warga desa masih berusaha untuk mencari warga yang masih dinyatakan hilang tersebut, sedangkan warga luka-luka telah mendapatkan perawatan medis. Korban terdampak berada di lokasi perbaikan penahan tebing jalan dan saluran air.

Proses pencarian dan evakuasi yang terdiri dari TNI, Polri dan BPBD akan dilanjutkan pada pagi hari ini, Senin (27/9).

"Upaya penanganan darurat lainnya, pihak BPBD setempat masih melakukan pendataan terkait dampak tanah longsor tersebut," katanya.

Peristiwa longsor ini dipicu oleh struktur tanah yang labil dan hujan lebat di wilayah itu.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo masih melakukan kajian di lapangan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya longsor.

Insiden tersebut terjadi di area pembangunan dinding penahan pada tebing jalan dan saluran air.

Pihak BPBD menyebutkan bahwa lokasi terdampak longsor pernah mengalami kejadian serupa sebelumnya pada tahun lalu sehingga pemerintah daerah membangun dinding penahan sepanjang sisi jalan yang rawan longsor.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved