Breaking News:

Pelajar Nikah Muda

800 Pelajar di Sumatera Utara Pilih Berhenti Sekolah dan Menikah Muda

Ratusan pelajar di Sumatera Utara lebih memilih nikah muda ketimbang melanjutkan pendidikan di sekolah dengan beragam alasan

Tribun Medan / Dedi Sinuhaji
Para pelajar SMA saling mencoret seragam sekolah sebagai bentuk luapan kegembiraan usai melaksanakan Ujian Nasional hari terakhir di Medan, Sumut, Rabu (15/4/2015). Walau sejumlah sekolah di Medan mengeluarkan larangan adanya coret seragam, aksi tersebut tetap dilakukan para pelajar diluar sekolah karena sudah menjadi tradisi setiap tahunnya sebagai bentuk ekspresi kegembiraan usai menjalani Ujian Nasional. Tribun Medan/Dedy Sinuhaji 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Syaifuddin mengungkap fakta mencengangkan soal kondisi pelajar di Sumatera Utara.

Kata Syaifuddin, menurut laporan yang dia terima, di tahun 2021 ini, ada 800 pelajar yang pilih berhenti sekolah dan menikah muda.

Syaifuddin mengatakan, beragam alasan menjadi pemicu hal ini, satu diantaranya soal rentang waktu belajar di rumah yang terlalu lama. 

Baca juga: Belajar Tatap Muka di Medan Digelar Awal Oktober, 1000 Pelajar SMP Negeri 4 Medan Divaksin

"Sekolah tatap muka sudah dimulai, namun banyak siswa tidak masuk. Ada yang mungkin kelamaan libur, ada yang kita temukan karena sudah bekerja. Dan banyak juga yang menikah," katanya, Selasa (28/9/2021). 

Dia mengatakan, soal banyaknya pelajar yang nikah muda tersebut memang tidak bisa dihindari.

Sebab, itu merupakan pilihan dari masing-masing pelajar.

Ketika menyinggung soal pembelajaran tatap muka, Syaifuddin mengatakan pihaknya tidak ingin terburu-buru meminta sekolah melaksanakan kegiatan tersebut.

Baca juga: USU Akan Lakukan Pembelajaran Tatap Muka Awal Oktober, Muryanto Amin: Syaratnya Wajib Vaksin

Dia tidak ingin sekolah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, sebelum segala sesuatunya dipersiapkan dengan matang. 

"Selain protokol kesehatan yang ketat, kantin sekolah juga belum bisa dibuka. Vaksinasi terhadap guru dan siswa juga terus kita lakukan," ujarnya.(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved