NEWS VIDEO

Bobby Sebut Belajar Tatap Muka Digelar Setelah Minimal 20 Persen Pelajar Disuntik Vaksin Covid-19

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan belajar tatap muka di Kota Medan akan digelar saat capaian vaksinasi pelajar minimal mencapai 20 persen.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan belajar tatap muka di Kota Medan akan digelar saat capaian vaksinasi pelajar minimal mencapai 20 persen.

Bobby mengaku, hal ini diperlukan untuk melindungi siswa-siswi selama pembelajaran tatap muka berlangsung.

"Kita minta 5000 pelajar per hari menerima vaksin Covid-19 dan ini sudah dimulai dari kemarin. Kita targetkan harus bisa mencapai 20 persen minimal baru bisa kita mulai belajar tatap muka," ujar Bobby usai Rapat Paripurna di gedung DPRD Medan, Selasa (28/9/2021).

Bobby mengatakan, target minimum vaksinasi ini untuk mendukung pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah-sekolah.

"Memang sekolah sudah diperbolehkan buka, namun jangan sembrono, jangan begitu dibuka enggak ada lagi prokes, enggak ada lagi ketentuan yang harus dituruti," kata dia.

Ia juga berharap, pada pekan depan, target vaksinasi yang diharapkan bisa tercapai sehingga belajar tatap muka bisa digelar.

"Target kita Senin depan mudah-mudahan bisa dibuka (belajar tatap muka). Kenapa Senin depan? Seminggu ini kita minta push vaksinasi untuk pelajar, satu hari kita minta 5000 siswa-siswi kita bisa disuntik vaksin yang usianya sudah diperbolehkan, khususnya untuk SMP," terangnya.

Dikatakannya, pihaknya menargetkan dalam satu hari, 5000 siswa-siswi di Medan dapat disuntik vaksin Covid-19.

"Nah ini kita minta satu hari 5000 dipush, sehingga bisa mencapai minimal 20 persen dari total 105 ribu pelajar yang bisa divaksin, sementara yang sudah divaksin itu 5000, data kasar ya karena saya belum terima laporan terakhir," pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Adlan mengatakan pelaksanaan belajar tatap muka masih menunggu capaian vaksinasi pelajar mencukupi.

"Sesuai arahan wali kota, masih kita lihat capaian vaksinasinya terlebih dahulu," katanya.

Adlan mengatakan, ada 103 ribu pelajar di Kota Medan yang layak divaksin. Namun, capaian vaksinasi untuk pelajar masih rendah yakni baru mencapai 5 ribu.

"Ada 105 ribu siswa-siswi yang bisa divaksin namun baru 5 ribu yang sudah divaksin. Kemarin kenapa belum divaksin karena memang ketika level 4 kita belum menganjurkan adek-adek kita pelajar untuk keluar rumah," katanya.

Dalam beberapa waktu ke depan, kata Aldan, pihaknya akan melakukan vaksinasi serentak di seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Medan.

"Ini kita genjot vaksinasi di sekolah ataupun kalau ada yang mau vaksinasi door to door ini kita minta seluruh SMP kita minta untuk lakukan vaksinasi. Seluruh SMP kita ingin melakukan vaksinasi serentak, lagi kita desain mekanismenya," tuturnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved