Breaking News:

RESPONS Menohok Gubernur Edy setelah DPRD Sumut Desak Lelang Jabatan Sekda yang Kosong: Saya Curiga

Edy Rahmayadi menjelaskan alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut hingga kini belum juga membuka lelang jabatan untuk posisi sekda

Tribun-Medan.com/Mustaqim Indra Jaya
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kiri) didampingi Wagub Sumut Musa Rajekshah dan Kadis Kominfo Sumut Irman Oemar saat memberikan keterangan di depan Aula Tengku Rizal Nurdin, Jumat (21/5/2021). 

DPRD Sumut Desak Lelang Jabatan Sekda Pemprov Defenitif, Gubernur Edy: Yang Lain Tenang-tenang Saja Dulu, Saya Jadi Curiga

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi menjelaskan alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut hingga kini belum juga membuka lelang jabatan untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda)/Eselon I.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy ketika dikonfirmasi mengenai tanggapannya soal adanya desakkan DPRD Sumut agar Pemprov Sumut untuk segera melelang jabatan Sekda.

Diketahui, sejak R Sabrina purnabakti sebagai pegawai negeri sipil (PNS), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menunjuk Afifi Lubis menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Sumut per 1 Juni 2021.

"Pasti dilakukan. Untuk menjadi Sekda atau Eselon I itu memerlukan tuntutan pangkat. Jadi harus tahu semua pihak," kata Edy di Masjid Agung Medan, Selasa (28/9/2021).

Diungkapkan mantan Pangkostrad itu, jabatan Sekda hanya bisa diisi oleh PNS yang memiliki golongan 4d. Namun, di Pemprov Sumut, PNS yang memenuhi kriteria tersebut saat ini hanya satu orang.

Sehingga, Edy menilai, agar berjalan kompetitif maka pihaknya mengundurkan pelaksanaan lelang posisi jabatan Sekda Sumut/Eselon I hingga beberapa bulan ke depan.

"Yang punya golongan 4d, sekarang ini hanya satu orang. Maka kita plt kan dulu. Sehingga di tahun ini mereka semua sudah ada. Sehingga kompetisi lebih fair. Memenuhi persyaratan. Kalau kemarin saya buka, yang daftar hanya satu orang," ungkapnya.

Lagian, kata Edy, sebagai Gubernur Sumut maka kewenangan pembukaan lelang jabatan Sekda ada ditangannya.

Untuk itu, ia meminta berbagai pihak untuk bersabar sampai akhirnya lelang jabatan dibuka nantinya.

"Eh itu yang makai, usernya gubernur. Yang lain tenang saja dulu. Kok yang lain yang ribut. Jadi saya curiga, dia punya calon kah?" ujarnya.

Apalagi menurut Edy, Plt Sekda Sumut yang ia tunjuk hingga kini dinilai masih berkinerja baik, meski harus rangkap jabatan sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Sumut.

"Enggak ini kan semua punya aturan main. Yang perlu diributkan apabila plt-nya tak bisa kerja. Ini kan yang diambil plt-nya kerjanya bagus. Hanya tak bisa maju pulak. Waktu pensiunnya tak lama lagi. Saya minta jangan dibawa ke ranah politik," sebutnya.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved