Breaking News:

Satgas Covid-19 Kabupaten Langkat Gelar Rapat, Bahas Percepatan Vaksinasi Covid-19

Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Langkat menggelar rapat membahas vaksinasi Covid-19.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Satgas Covid-19 Kabupaten Langkat menggelar rapat membahas vaksinasi Covid-19 

TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT - Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Langkat menggelar rapat membahas vaksinasi Covid-19 serta penyaluran biaya pemakaman pasien Covid-19 di ruang pola, Kantor Bupati Langkat, Kota Stabat. 

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat, dr H Indra Salahudin

Dalam kesempatan itu, dr H Indra Salahudin meminta pembayaran dilakukan secara cepat sehingga Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat harus mempercepat proses administrasi biaya pemakaman pasien Covid-19. 

"Biaya pemakaman pasien COVID-19 cepat disalurkan," ujarnya saat meminta rapat tersebut. 

Selain itu, kata dia, seluruh camat di Kabupaten Langkat harus menepis isu tidak benar alias miring terkait tambahan biaya pemakaman Covid-19 serta memberi informasi bahwa pemakaman pasien Covid-19 tidak harus tengah malam. 

"Tidak ada itu biaya tambahan yang harus dikeluarkan dari keluarga pasien Covid-19, dan dilarang melakukan pemakaman dimalam hari," katanya. 

Ia menambahkan, seluruh camat tetap memantau informasi terkait penanganan dan perkembangan Covid-19.  

Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan Bupati Langkat agar mempercepat vaksinasi di Kabupaten Langkat karena baru mencapai 11 persen dari target yang sudah ditentukan. 

"Mengintruksikan agar Dinkes Langkat terus memantau ketersediaan dosis vaksin Covid-19 yang sudah ada. Lalu dipisahkan antara dosis 1 dan dosis 2, sembari menunggu penambahan kekurangan vaksin dari pusat," ujarnya. 

Sedangkan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, dr Juliana menyampaikan, personel Satgas Covid-19 harus ditambah agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan secara cepat dan efektif. 

"Dapat menjangkau sampai tingkat kecamatan dan desa dengan cepat. Pelaksanaan vaksinasi memerlukan personil tambahan," katanya. 

Ia juga meminta, agar pihak kecamatan dan puskesmas, cepat dan lengkap dalam memberikan data administrasi agar pembiayaan pemakaman pasien COVID-19 bisa cepat disalurkan. 

"Satu pemakaman biayanya Rp1,4 juta. Jadi data regulasi penjabaran biaya pemakaman senilai Rp1, 4 juta itu,  perlu dipaparkan dengan jelas," ungkapnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved