Breaking News:

Keraguan Mendagri Lantik Susanti Jadi Wali Kota Siantar Sudah Sejak Awal

dr Susanti, Wali Kota Siantar terpilih Pilkada 2020 belum juga dilantik oleh Kementerian Dalam Negeri karena hal ini

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Paslon Tunggal Pilkada Siantar, Asner Silalahi dan dr Susanti menerima wawancara wartawan, Rabu (9/12/2020) petang. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum tuntas menyelesaikan masalah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar terpilih.

Sebelumnya, Kemendagri mengatakan bahwa jabatan Hefriansyah Noor akan berakhir pada Februari 2022 mendatang.

Belakangan, statemen Kemendagri plinlan, dan justru menyarankan agar segera melantik kepala daerah hasil Pilkada tahun 2020 itu.

Pada Rabu (17/3/2021) lalu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan kepada www.tribun-medan.com menyebut masa jabatan Hefriansyah Noor adalah lima tahun.

Lima tahun dalam artian berakhir Februari 2022 mendatang.

Baca juga: Akhirnya, Kota Siantar Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

"Berdasarkan Undang-undang masa jabatan Kepala Daerah (KDh) adalah selama 5 tahun. Oleh sebab itu, jabatan Wali Kota Pematangsiantar akan berakhir sesuai akhir masa jabatannya, meskipun Kota Pematangsiantar sudah melaksanakan Pilkada pada 9 Desember 2020 yang lalu," ujar Benni waktu itu.

Wawancara ini berlangsung tanpa menghilangkan poin penting mana pun.

Bukti obrolan pun masih tersimpan rapi di aplikasi What'sApp reporter Tribun Medan. 

Hefriansyah Noor sendiri mulai menjabat sebagai Wakil Wali Kota Siantar saat dilantik pada Februari 2017 silam.

Ia menggantikan Wali Kota terpilih Hulman Sitorus - pasangannya yang meninggal dunia sebelum dilantik sebagai Wali Kota Siantar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved