Breaking News:

Pergerakan Penumpang di Bandara Kualanamu Membaik, Paling Banyak Tujuan Domestik

Peningkatan penumpang ini bisa dibagi menjadi dua, pada saat normal atau saat sebelum PPKM dan setelah turunnya PPKM menjadi level 3

Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Eti Wahyuni
Tribun-medan.com/HO
Suasana bandara Kualanamu selama berlangsungnya PPKM level 4, Rabu (28/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Angkasa Pura II Bandara Kualanamu mencatat pergerakan penumpang mulai menunjukkan pergerakan positif hingga saat ini.

Humas Angkasa Pura II Yuliana Balqis menyampaikan bahwa jumlah penumpang yang berangkat dari Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) telah berada di angka 4.000 sampai 6.000 penumpang setiap harinya.

Baca juga: Tirta Mas, Kolam Renang Dekat Bandara Kualanamu, Cocok Jadi Lokasi Berlibur Bareng Keluarga

"Peningkatan penumpang ini bisa dibagi menjadi dua, pada saat normal atau saat sebelum PPKM dan setelah turunnya PPKM menjadi level 3," tutur Balqis, Kamis (30/9/2021).

Ia mengatakan, untuk jumlah penumpang saat ini masih jauh menurun apabila dibandingkan dengan keadaan normal atau sebelum adanya pandemi Covid-19.

Saat normal, pergerakan penumpang di Bandara Internasional Kualanamu mampu mencapai 19 ribu sampai 22 ribu setiap harinya.

Maka, dapat dikatakan pergerakan penumpang di Kualanamu saat ini masih sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada keadaan normal.

"Namun, apabila dibandingkan dari masa PPKM pertama kali, penumpang mengalami peningkatan, dimana semula penumpang hanya di angka 3 ribu kini mulai 5 ribuan, " ujarnya.

Peningkatan itu juga didukung semenjak turunnya PPKM menjadi level 3 serta turunnya harga PCR yang mendukung adanya sedikit pergerakan penambahan penumpang.

Berdasarkan tujuan penumpang, Balqis menjelaskan, masih didominasi perjalanan domestik.

"Secara spesifik paling banyak penumpang dari dan ke Cengkareng (CGK)," katanya.

Selama beroperasi, Bandara Internasional Kualanamu juga tetap menerapkan standar pelayanan untuk mendukung keamanan seluruh petugas operasional dan pengguna jasa.

Selain itu, sebagai wujud komitmen nyata dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19), Bandara Internasional Kualanamu juga menyelenggarakan pengecekan suhu tubuh bagi pengguna jasa dijalankan di terminal keberangkatan dan kedatangan.

Selain itu juga pengecekan surat hasil rapid test dan PCR test dilakukan secara ketat.

Pihak Bandara juga meningkatkan kebersihan dan disinfeksi sebelum dan sesudah digunakan serta menyesuaikan jumlah staf yang dialokasikan untuk pelaksanaan pembersihan berdasarkan kapasitas atau volume penerbangan dan penumpang

Rapid antigen dan PCR juga masih disediakan oleh Bandara Kualanamu, ada pun harga yang ditetapkan seusai dengan anjuran, yaitu PCR Test Rp 525 ribu dan Antigen Rp 85 ribu.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved