Breaking News:

1.219 Dusun dan Lingkungan di Sergai Sudah Berstatus Zona Hijau

Saat ini berdasarkan kriteria zonasi, seluruh desa di Sergai sudah keluar dari zona orang.

TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
KADIS Kesehatan Sergai dr Bulan Simanungkalit menyuntikan vaksin ke ibu hamil di kantor Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUN_MEDAN.com, SERGAI - Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya meminta kepada seluruh pihak untuk bekerja keras mewujudkan percepatan dalam menuntaskan pandemi Covid-19 di Sergai.

Hal ini diungkapkan Darma pada Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan Covid-19 di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Sergai.

Darma mengatakan, Pemkab Sergai lewat Satgas Penanganan Covid-19 sudah melakukan serangkaian langkah strategis penanganan pandemi Covid-19. Darma Wijaya menyampaikan apa yang dilakukan tetap harus berkoordinasi dan mendapat dukungan yang positif dari forkopimda Sergai.

"Kerja keras kita membuahkan hasil yang patut disyukuri. Dibuktikan dengan Sergai yang saat ini ada dalam posisi zonasi yang lebih baik dibanding sebelumnya. Saat ini berdasarkan kriteria zonasi, seluruh desa di Sergai sudah keluar dari zona orange, di mana dari total 1.268 dusun atau lingkungan, terdapat 49 dusun dan lingkungan (3,8 persen) di zona kuning, sisanya sebanyak 1.219 dusun atau lingkungan (96,2%) berada pada zona hijau," ucap Darma, Jumat (1/10/2021).

Dikatakan Darma, hal tersebut tak terlepas dari berbagai upaya yang sudah diimplementasikan, terutama pembentukan herd immunity (kekebalan kelompok) lewat program vaksinasi.n "Pemkab Sergai bersama seluruh jajaran terkait seperti Polres, TNI, dan BIN tetap aktif melaksanakan program vaksinasi bagi masyarakat yang menyasar kelompok rentan seperti para pelajar, lansia, ibu hamil dan juga masyarakat umumnya," ujar Darma.

Baca juga: SD Negeri 102033 Gempolan Sei Bamban Sergai Rusak Parah, Wali Murid Minta Segera Diperbaiki

"Pemkab Sergai juga menjadikan vaksinasi sebagai salah satu syarat penting untuk mendukung terlaksananya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah berjalan sejak 13 September lalu," sambungnya.

Kabupaten Sergai saat ini masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 sesuai dengan Instruksi Bupati Sergai Nomor 18.2/403/5700/2021, mulai 21 September sampai dengan 4 Oktober 2021.

Yang tak kalah penting, Darma Wijaya juga menyebut dirinya baru-baru ini meresmikan Rumah Isolasi Terpusat (Isoter) yang tergolong sebagai salahsatu yang terbaik di Sumatera Utara.

"Masyarakat yang dinyatakan terpapar atau positif Covid-19 sudah tidak perlu lagi takut menjalankan prosedur isolasi. Sekarang sudah tersedia rumah isoter yang fasilitasnya lengkap, nyaman, asri dan tentunya gratis ditanggung oleh Pemkab Sergai," tutup Darma Wijaya. (cr23/tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved