Breaking News:

Edy Rahmayadi Tolak Berkomentar Soal Pembongkaran Patung di Museum Kostrad

Edy yang menjabat sebagai Pangkostrad pada kurun waktu 2015-2018, menolak berkomentar lantaran tak ingin menambah runcing permasalahan.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Liston Damanik
KOMPAS.com/Kristian Erdianto
Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Edy Rahmayadi menggelar apel pasukan komando gabungan dalam rangka operasi pengamanan VVIP kunjungan kenegaraan raja Arab Saudi, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/2/2017). (KOMPAS.com/Kristian Erdianto) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi yang juga mantan Pangkostrad, menolak berkomentar terkait pembongkaran tiga patung yang menggambarkan sejarah penumpasan G30S/PKI, yang berada di Museum Dharma Bhakti, Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Jakarta.

"Tak sempat aku mikir itu lah. Aku sudah tak kostrad lagi gitu," ucap Edy, di Stadion Teladan Medan, Jumat (1/10/2021).

Edy yang menjabat sebagai Pangkostrad pada kurun waktu 2015-2018, menolak berkomentar lantaran tak ingin menambah runcing permasalahan.

"Aduh, udahlah nanti jadi polemik," ujarnya.

Diketahui, patung-patung yang menggambarkan sosok Presiden ke-2 Soeharto, Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie dan Jenderal TNI (Purn) Abdul Haris Nasution, beberapa waktu lalu diminta oleh Letjen (TNI) Azmyn Yusri Nasution untuk dibongkar.

Kepala Penerangan Kostrad, Kolonel Inf Haryantana mengatakan, pada 30 Agustus 2021, AY Nasution sebagai mantan Pangkostrad bersilaturahmi dengan Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman.

Silaturahmi bertujuan untuk meminta pembongkaran ketiga patung yang menjadi tokoh dalam penumpas G30S/PKI 1965.

Sebelumnya ide pembuatan patung-patung itu merupakan ide AY Nasution, ketika beliau menjabat sebagai Pangkostrad periode 9 Agustus 2011 hingga 13 Maret 2012.

Pembongkaran didasari atas keyakinan agama AY Nasution. Dan mendapat persetujuan dari Kostrad. (ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved