Breaking News:

Mudahkan Masyarakat, Kantor Imigrasi Medan Buka Layanan Eazy Passport di Stabat

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan buka layanan Eazy Passport di Gedung Pengadilan Negeri Kabupaten Stabat

Penulis: Satia | Editor: Ismail
Tribun Medan/HO
Layanan Eazy Passport di Gedung Pengadilan Negeri Kabupaten Stabat 

TRIBUN MEDAN.COM, STABAT - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan buka layanan Eazy Passport di Gedung Pengadilan Negeri Kabupaten Stabat, Jalan Proklamasi, Kabupaten Langkat, Kamis (30/9/2021).

Perihal ini dilakukan, guna memberikan kemudahan pengurusan paspor kepada masyarakat dikala pandemi Covid-19 masih melanda. Eazy Passport merupakan salah satu inovasi unggulan Direktorat Jenderal Imigrasi yang begitu diminati masyarakat, mengingat layanan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat mengurus paspor secara kolektif tanpa harus datang ke Kantor Imigrasi.

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I Khusus TPI Medan Tato J Hidayawan mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dengan adanya permintaan dari Pengadilan Negeri Kabupaten Langkat, untuk mempermudah para pegawainya menguruskan paspor.

"Kegiatan yang berlokasi di Pengadilan Negeri Langkat berawal dari permintaan Pengadilan Negeri untuk melaksanakan Eazy Passport di tempat mereka," kata dia.

Menurutnya, layanan ini dibuka untuk dapat mempermudah dan mempercepat proses pembuatan paspor, tanpa harus datang ke Kantor Imigrasi.

Kegunaan untuk mempermudah masyarakat, di mana mereka tidak perlu lagi mendatangi Kantor Imigrasi untuk melakukan pendaftaran paspor dapat dilakukan secara online," ucapnya.

Bukan hanya di Gedung Pengadilan Negeri, kata Tato layanan ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Bilamana, adanya komunitas atau sekelompok orang datang mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi Medan, untuk dapat membuka layanan Eazy Passport.

"Masyarakat atau komunitas bisa mengadakan kegiatan seperti ini, dengan mendatangi Kantor Imigrasi melampirkan berapa orang yang akan membuat paspor," jelasnya.

Tato menjelaskan, persyaratannya hanyalah dengan jumlah minimal 40-50 orang mengajukan pembuatan paspor. Menurutnya, dengan adanya layanan ini masyarakat dipermudah untuk membuat paspor, dikala masa pandemi Covid-19. "Dengan adanya kegiatan ekspor ini masyarakat akan dipermudah," katanya.

Pada kegiatan ini, sebanyak 19 orang telah selesai membuat paspor, baik itu Elektronik Passport dan Non Elektronik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved