Breaking News:

Kontingen Sumut Sudah Koleksi 21 Medali di PON Papua 2021, Berikut Rinciannya

Posisi itu naik satu rangking, setelah kontingen cabor wushu mendapat tambahan tiga medali emas.

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Ayu Prasandi
HO
Junita Malau, atlet wushu sanda Sumut (biru) menang atas atlet Jatim, Efi Dian Sofiana dan melaju ke final kelas 48 kg wushu sanda putri, yang berlangsung di GOR Hiad Sai Trikora, Merauke, PON Papua ke-20, di Papua, Jum'at (1/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Posisi klasemen sementara PON Papua 2021, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) konsisten berada di sepuluh besar.

Pantauan Tribun Medan melalui laman resmi games.ponxx2021papua.com, per Minggu (3/10/2021) pukul 21.08 WIB, Sumut naik peringkat dan bertengger di posisi ke tujuh dengan raihan lima medali emas, delapan perak, dan tujuh perunggu.

Posisi itu naik satu rangking, setelah kontingen cabor wushu mendapat tambahan tiga medali emas.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi (ke enam dari kiri) didampingi Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra (ke tujuh dari kiri), Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Hassanudin (ke lima dari kiri), dan unsur Forkopimda Sumut foto bersama kontingen Sumut untuk PON Papua, di Wisma Atlet Dispora Sumut, Minggu (19/9/2021).
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi (ke enam dari kiri) didampingi Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra (ke tujuh dari kiri), Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Hassanudin (ke lima dari kiri), dan unsur Forkopimda Sumut foto bersama kontingen Sumut untuk PON Papua, di Wisma Atlet Dispora Sumut, Minggu (19/9/2021). (Tribun Medan/Ardi)

Adapun rincian raihan lima medali emas didapatkan melalui Harris Horatius, cabang olahraga (cabor) wushu taolu nomor nan quan/nan gun, Juwita Niza Wasni, cabor wushu taolu nomor nan quan/nan dao, Junita Malau, wushu sanda kelas 48 kg putri, Rosalina Simanjuntak, wushu sanda kelas 52 kg putri, dan Brando Mamana Simanjorang, wushu sanda kelas 48 kg putra.

Sementara itu peraih medali perak kontingen Sumut diraih oleh, Muhammad Khadafi, cabor sepatu roda nomor 100 m individual time trial (ITT), Khansa Nayra Qatrinada, cabor sepatu roda nomor 200 m ITT, Nicholas, cabor wushu taolu nomor taiji quan/taiji jian putra, Oppy Danena Ginting, cabor taekwondo kelas under 73 kg putri.

Baca juga: Tangkahan, Tempat Wisata yang Cocok untuk yang Senang dengan Keindahan Alam

Selain itu, Samuel Marbun, cabor wushu sanda kelas 65 kg putri, Jeka Asparido Saragi, cabor wushu sanda kelas 75 kg putra, Roberto Manik, cabor wushu sanda kelas 70 kg, dan Adi R Manurung, cabor wushu sanda kelas 56 kg putra.

Untuk medali perunggu, diraih oleh Fredy Wijaya, cabor wushu taolu nomor taiji quan/taiji jian putra, Wilbert Sanjaya, cabor wushu taolu nomor jian shu/qiang shu putra, cabor wushu taolu nomor duillian putra diraih oleh trio Fredy, Nicholas, dan Wilbert.

Selain itu, di cabor wushu taolu nomor duillian putri diraih oleh duet Dwi Arimbi dan Dessy Indri Astuti.

Empat medali perunggu lainnya diraih Maydelse br Sitepu, cabor muaythai kelas 60 kg putri, Surya Kevin Rajagukguk, cabor muaythai kelas 73 kg putra, Manuel Prima Siahaan, cabor wushu sanda kelas 60 kg putra, dan Gabriela Sari Purba, cabor muaythai kelas 51 kg putri.

Sementara itu, posisi puncak masih ditempati Provinsi DKI Jakarta dengan raihan 33 medali emas, 21 medali perak, dan 23 perunggu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved