Breaking News:

Satu Lagi Korban Longsor di Karo Belum Ditemukan, Tim Gabungan Hentikan Pencarian

Tim gabungan pencari korban longsor menghentikan segala aktivitas pencarian di Desa Sugihen, Karo

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
HO
Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban longsor di Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Senin (27/9/2021). (TRIBUN MEDAN/HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,KARO - Longsor di Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo sudah satu minggu berlalu.

Namun, satu korban lainnya bernama Rian belum juga ditemukan.

Karena sudah satu minggu melakukan pencarian tanpa hasil, tim gabungan akhirnya memutuskan untuk berhenti mencari jenazah Rian. 

"Kemarin pencarian sudah kami hentikan. Karena sesuai dengan SOP dari Basarnas, pencarian orang hilang dilakukan selama tujuh hari," kata Komandan Regu (Danru) Tim Evakuasi dari Basarnas Medan Ardika, Minggu (3/10/2021).

Baca juga: Hujan Deras Sebabkan Longsor Pinggiran Jalan, BPBD Toba Ingatkan Para Pelintas Agar Waspada

Dia mengatakan, sejak terjadinya longsor pada Minggu (26/9/2021) lalu, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban terakhir bernama Rian.

Menurut Ardika, setelah menemukan korban ketiga dan keempat, pihaknya hanya menemukan barang-barang proyek yang terbawa longsor. 

"Kalau tanda-tanda sampai saat ini belum kita temukan, hanya beberapa dari kegiatan proyek saja. Seperti cangkul, sekop, dan lainnya," ungkapnya. 

Dijelaskan Ardika, pada saat melakukan proses pencarian pihaknya sedikit terkendala karena faktor geografis yang cukup terjal.

Baca juga: Tim Gabungan Masih Belum Dapatkan Korban Terakhir Longsor di Sugihen di Pencarian Hari Ke 5

Selain itu, potensi longsor susulan juga cukup tinggi.

"Kita juga dibantu dengan tim gabungan, dan dari Damkar untuk menyemprot titik longsor agar mempercepat proses pencarian," katanya. 

Berdasarkan informasi yang didapat, kemarin keluarga dari korban yang masih belum ditemukan ini sempat meminta agar pencarian dilanjutkan satu hari lagi.

Namun, dikatakan Ardika, pihaknya tidak bisa menuruti permintaan tersebut karena tetap harus menaati prosedur yang telah ditetapkan. 

Baca juga: Pencarian Hari Kelima, Tim Gabungan Masih Belum Dapatkan Korban Terakhir Longsor di Sugihen

"Kita tetap harus menaati SOP yang ada, dan nanti akan kita sampaikan ke pimpinan, nantinya pimpinan yang akan memutuskan," ucapnya.

Lebih lanjut, dengan bantuan dari pihak-pihak yang terlibat dalam tim gabungan pencarian ini terutama masyarakat sekitar dirinya sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan ini.

Karena, hingga tujuh hari proses pencarian selain tim gabungan, masyarakat setempat juga cukup banyak membantu tim dalam proses pencarian tersebut. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved