Breaking News:

Hadiri Lahirnya Koperasi BKMT, Aulia Rachman: Kita Hidupkan Koperasi Majelis Taklim di Kota Medan

Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman menghadiri sekaligus membuka kegiatan lahirnya koperasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Medan

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman menghadiri sekaligus membuka kegiatan lahirnya koperasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Medan 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman menghadiri sekaligus membuka kegiatan lahirnya koperasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Medan di Gedung Anjungan Melayu, Jalan Setia Budi Medan. 

Hadir dalam acara tersebut Ketua Pimpinan Wilayah BKMT Provinsi Sumatera Utara, Hj. Rosmawati Harahap, Ketua Pimpinan Daerah BKMT Kota Medan, Hj. Nelita serta seluruh pengurus dan jajaran BKMT Kecamatan se-kota Medan. 

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Medan menekankan dua poin penting dalam fondasi mendirikan koperasi BKMT serta langkah yang harus dilakukan yaitu keterbukaan serta konsep untuk menghidupkan koperasi, bukan hidup di koperasi. 

"Pemko Medan di bawah kepemimpinan Pak Wali Kota, Bobby Nasution tentunya sangat mensupport lahirnya koperasi BKMT ini. Mari bersama kita bergandengan tangan besarkan dan menghidupkan koperasi majelis taklim ini. Bukan hidup di koperasi," tegas Aulia Rachman

Wakil Wali Kota Medan juga menekankan agar pengurus dan pengelola yang duduk di koperasi nantinya haruslah merupakan pengurus BKMT yang ada di masing-masing kelurahan di 21 Kecamatan di Kota Medan

Dikatakannya lagi, bahwa peran penting Pemerintah Kota Medan khususnya dalam mendukung dan membesarkan koperasi BKMT sangat diperlukan. Oleh sebab itu, pihaknya berencana untuk mengupayakan agar BKMT mendapatkan dana hibah dari Pemko Medan. 

"Pemko Medan akan mengupayakan agar BKMT bisa mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Kota Medan pada tahun 2022, agar roda organisasi majelis taklim ini bisa berjalan dengan baik," pungkas Aulia. 

Selain itu, sambungnya, BKMT sebagai wadah berkumpul harus bisa menjadi penyejuk bagi masyarakat Kota Medan yang memiliki etnis dan suku dan agama yang beragam. 

"Jadikanlah BKMT sebagai penyejuk masyarakat Kota Medan yang notabenenya multi etnik. Dan Islam sebagai agama Mayoritas harus bisa mengayomi bagi agama minoritas Kota Medan. Ini merupakan konsep Muhammad Rasulullah SAW," kata Wakil Wali Kota. 

Aulia juga menyerukan seluruh jajaran BKMT bisa mengedukasikan kemasyarakat tentang kerukukan antar umat beragama yang ada di Kota Medan

"Islam adalah agama penyejuk dan pemerhati bagi umat dan masyarakat tidak mampu dan ini menjadi ladang amal bagi kita. Yang kita cari adalah akhirat. Inshallah kita akan dapatkan kesejahteraan dunia," tutupnya.

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved