Breaking News:

Kasat Reskrim Polres Simalungun Dilapor ke Kadiv Propam Mabes Polri

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Ariwibowo dilaporkan ke Propam Polda Sumut terkait dugaan penyimpangan penindakan kasus

HO
Korban penganiayaan didampingi kuasa hukumnya menunjukkan bukti laporan, Senin (4/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Rahmad Ariwibowo dilaporkan ke Kadiv Propam Mabes Polri dan Propam Polda Sumut.

Laporan itu terkait dugaan penyimpangan penyidikan kasus penganiyaan yang dialami oleh Boyke Panggabean (49) warga Jalan Setia Budi Pasar II, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Menurut kuasa hukum Boyke, Afrizon SH, diduga ada konspirasi antara Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Rahmad Ariwibowo dengan para terduga pelaku yang menganiaya kliennya.  

Baca juga: Kapolsek Medan Kota Akui Diperiksa Propam Terkait Kematian Tahanan Aryes Prayudi Ginting

"Kami mohon kepada Propam Polda Sumut untuk segera menindak lanjuti aduan ini. Karena kami menduga ada tindakan konspirasi dengan penjahat, sehingga membiarkan otak pelaku SM bebas berkeliaran tanpa ditahan maupun dijadikan terdakwa," kata Afrizon, Senin (4/10/2021).

Dia mengatakan, otak pelaku berinisial SM dan tersangka DVS sampai detik ini masih bebas berkeliaran, bahkan perkaranya tidak lanjut ke persidangan.

Padahal laporan korban sudah dilayangkan sejak Januari 2021 lalu. 

"Kami juga sudah menyurati Presiden RI, Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Sumut. Kami mohon timdakan hukum atas dugaan penyimpangan penyidik Polres Simalungun terhadap 6 korban penganiayaan sadis," katanya, seraya menambahkan laporan juga ditembuskan ke Kadiv Propam Mabes Polri.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Rahmad Ariwibowo mengaku tindakannya sudah sesuai SOP. 

Baca juga: Tiga Polisi Diperiksa Propam Polda Sumut Soal Tahanan Polsek Medan Kota Mati Lebam Membiru

"Sudah sesuai mekanisme SOP penyidikan dan gelar perkara. Posisi kasus juga sudah dilimpah ke kejaksaan," ujarnya.

Saat disinggung dirinya dilaporkan, Ariwibowo mengatakan bahwa itu hak pelapor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved