Kepling Lempar Jendela Musala Al Amanah, Camat Medan Area Sebut Sudah Damai
Camat Medan Area Hendra Asmilan mengatakan, warga tidak terima pengurus musala melebarkan bangunan musala karena memakan lahan parkiran warga.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolsek dan Camat Medan Area memediasi konflik antara warga dengan pengurus Musala Al Amanah di Jalan Amaliun, Gang Umanat, Kecamatan Medan Area, Senin (4/10/2021).
Camat Medan Area Hendra Asmilan mengatakan, warga tidak terima pengurus musala melebarkan bangunan musala karena memakan lahan parkiran warga.
"Pengurus musala ada rencana pembangunan di sana. Tapi karena menghalangi akses jalan masuk ke panti asuhan itu yang membuat warga keberatan," kata Hendra.
Camat mengatakan, Kepala Lingkungan (Kepling) VIII Muhammad Teguh Rhadi bahkan ikut lempar kaca musala.
"Kalau kata dia (kepling), tadi mungkin terpancing emosi," sebutnya.
Hendra mengatakan, kedua belah pihak telah berdamai dan keplingnya telah meminta maaf kepada pengurus musala.
"Tadi kami sudah minta kepada kepling supaya masalahnya juga harus ada kesepakatan. Dia (kepling) sudah minta maaf kepada pihak pengurus dan mungkin nanti akan saya tindaklanjuti," katanya.
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk menahan diri, dan bermusyawarah untuk menyelesaikan konflik lahan tersebut.
Baca juga: Pengurus Musala Amanah Sesalkan Sikap Kepling: Seharusnya Netral dan Menengahi Persoalan
Proyek perluasan musala untuk sementara dihentikan.
"Sudah kami damaikan, namun belum ada kesepakatan. Kami minta kepada masyarakat untuk menahan diri kita akan cari keputusan sesuai aspirasi semua pihak," pungkasnya. (cr11/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/musala-al-amanah-kecamatan-medan-area.jpg)