Breaking News:

Mampu Bangkitkan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Sukses Bobby Nasution Perangi Covid-19

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) Dr Drs Zulfendri MKes.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Pemerintah Kota Medan akan mempersiapkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Medan.  

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) Dr Drs Zulfendri MKes. Ia menilai, usaha dan kerja keras yang dilakukan Bobby Nasution sudah sangat bagus dan menjadi kuci sukses  hingga Kota Medan berhasil turun level  menjadi level-3.

“Hal ini menunjukkan bagaimana Wali Kota mampu meyakinkan masyarakat untuk bersama-sama memerangi Covid-19,” kata Zulfendri seraya menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan menantu Presiden RI Joko Widodo tersebut.

Namun, sambung Zulfendri, belum tercapainya target tracing dan testing menjadi alasan bagi Kota Medan belum dapat ditetapkan dalam level 2.

Tapi, dengan adanya imbauan Bobby Nasution melalui rumah sakit untuk melakukan tracing dan testing dengan mendelegasikan 5 orang tenaga kesehatan, itu tepat dan langkah yang sangat bagus.

“Yang memeriksa adalah petugas kesehatan dari rumah sakit, ya itu sangat bagus. Artinya, Wali Kota serius dalam menangani pandemi Covid-19. Bahkan, dari data dan informasi yang saya dapat, sebelum tracing berada di rasio 1: 3 maksudnya 1 yang terkonfirmasi, 3 yang ditracing. Tapi hari ini, jumlahnya meningkat. Ini pun juga jadi bentuk keseriusan Pak Wali," ujarnya. 

Disinggung soal upaya dan langkah Bobby Nasution untuk embawa Kota Medan hingga turun menjadi level-2, Zulfendri mengaku sangat optimis.

“Namun, hari ini kita berbicara soal pandemi, tentunya disarankan adanya studi akademik. Apalagi jika hari ini Kota Medan tengah dalam persiapan dimulainya pembelajaran tatap muka, sehingga perlu kehati-hatian dalam mengambil keputusan,” pesannya sekaligus berharap Bobby Nasution terus melakukan monitoring di seluruh jajaran dalam pelaksanaan penanganan Covid-19.

Turunnya level penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Medan dari level 4 menjadi level-3 menunjukkan bukti keseriusan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam menangani pandemi Covid-19.  Selain melakukan sejumlah langkah dan terus membangun semangat kolaborasi.

Penurunan juga tidak terlepas berkat keberhasilan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut membangkitkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama memerangi virus Covid-19.

Indikasinya terlihat jelas, berkat kemampuan Bobby Nasution meyakinkan masyarakat selama ini, tak ada lagi masyarakat yang menolak mau pun menentang saat tracing dan testing dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved