Breaking News:

PON XX 2021 Papua

Pebiliar Hotmaruli Simarmata Lolos ke Babak Semifinal, Bertemu Atlet Jabar yang Pernah Dikalahkan

Dua pebiliar Sumut, Hotmaruli Simarmata dan Jhonny Chandra, lolos ke babak semifinal nomor 1 Cushion PON Papua di GOR Biliar Mimika.

Tribun Medan/HO
Pelatih Kepala Tim Biliar Sumut, Achmad Fadil Nasution (paling kiri) berfoto dengan dua pebiliar divisi caroom Sumut, Hotmaruli Simarmata (dua dari kiri) dan Jhonny Chandra (tiga dari kiri) usai lolos ke semifinal nomor 1 Cushion PON Papua, di GOR billiar Mimika, Senin (4/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MIMIKA - Dua pebiliar Sumut, Hotmaruli Simarmata dan Jhonny Chandra, lolos ke babak semifinal nomor 1 Cushion PON Papua di GOR Biliar Mimika.

Hotmaruli Simarmata yang akrab disapa Ome ini, pada babak delapan besar, Senin (4/10/2021), mengalahkan Ananta, wakil Jawa Timur dengan skor 100:45.

Ome mengaku, pada awal pertandingan ia sempat agak grogi karena masih beradaptasi dengan meja. Situasi itu kata dia, pasti dialami semua atlet apalagi di ajang PON.

"Ajang ini sarat gengsi dan kompetitif. Jadi wajar agak grogi," katanya, Senin (4/10/2021). 

Pada semifinal nanti, Selasa (5/10/2021), Ome akan menghadapi Erwanto, wakil Jawa Barat. Ia mengaku cukup percaya diri dapat mengungguli Erwanto.

Pada pertandingan Pra-PON, Ome sudah bertanding melawan dengan Erwanto. Ia meraih emas di nomor 3 Cushion. Menurutnya, Erwanto lebih baik di nomor 3 cushion dibanding 1 cushion.

Satu lagi pebiliar Sumut yang bermain di divisi Caroom, Jhonny Chandra, lolos ke semifinal setelah mengalahkan pebiliar Jawa Barat, Batara Marpaung dengan skor 81-78.

Pada partai semifinal yang akan berlangsung, Selasa (5/10/2021), Jhonny Chandra akan menghadapi atlet unggulan teratas, James Lengkang, wakil tuan rumah Papua.

Pelatih Kepala biliar Sumut, Achmad Fadil Nasution didampingi Resa Rangkuti dan Khairuddin Aritonang menyambut positif atas capaian Ome dan Jhonny. Dia berharap keduanya tetap melaju hingga ke puncak dan meraih medali.

Fadil juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat Sumut agar seluruh atlet yang berjuang di Papua bisa menorehkan prestasi yang membanggakan.

"Semoga bisa seperti yang kita harapkan, meraih medali. Mohon doanya juga," katanya. 

Untuk cabor biliar, kata Fadil, masih banyak nomor lomba yang belum dipertandingkan dan belum semua pebiliar Sumut bermain.

Sebelumnya, pada pertandingan hari pertama babak 16 besar, pasangan ganda putra Sumut, Rome Pance Tampubolon dan Punguan Sihombing yang bermain di nomor bola 8 kalah atas Kalimantan Selatan.

Kekalahan juga dialami pasangan M Fadly dan Jefry Zen di nomor 15 ganda putra atas Yogyakarta. (cr12/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved