Breaking News:

Kebahagiaan Haris Horatius Sumbang Medali Emas untuk Sumatera Utara

Kesukaannya pada olahraga bela diri ini mendapat dukungan dari keluarganya.

TRIBUN MEDAN/HO
Atlet Wushu Harris Horatius dari Sumatra Utara, beraksi di penyisihan nomor Nan Gun putra di GOR Hiad Sai Trikora Merauke, PON XX Papua. Jumat (01/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MERAUKE - Atlet wushu taolu Sumatera Utara, Harris Horatius mencatatkan namanya dalam sejarah PON ke-20 di Papua 2021. Ia menjadi kampiun dalam cabang olahraga (cabor) wushu taolu nomor nan quan/nan gun.

Ia menjadi penyumbang medali emas pertama bagi Sumatera Utara di ajang PON Papua 2021.

"Saya sangat bersyukur dan bahagia bisa menyumbang medali emas bagi kontingen Sumut," katanya, Selasa (5/10/2021).

Atlet yang lahir di Medan, pada 11 Oktober 1995 ini aktif di wushu sejak usia sepuluh tahun. Saat itu ia masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas empat.

Kesukaannya pada olahraga bela diri ini mendapat dukungan dari keluarganya.

"Bisa terjun ke wushu karena usulan dari orang tua dan karena saya hobi bela diri. Saya pertama kali daftar di Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) Medan, hingga sekarang," ucapnya.

Ia semakin serius di wushu setelah mengikuti kompetisi profesional untuk pertama kali pada tahun 2007. Ia mengikuti kejuaraan nasional (kejurnas) yang dilaksanakan di Semarang. Pada ajang itu ia mendapatkan medali perak. 

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan itu, mengatakan wushu telah membentuk karakternya.

"Saya jadi terbiasa hidup disiplin. Wushu juga memberikan kehidupan bagi saya, baik dari penghasilan, pekerjaan dan juga jaminan kehidupan. Melalui wushu, saya dapat rezeki menjadi," ujarnya.

Abdi negara yang bertugas di Kemenpora ini mengaku punya banyak momen berkesan selama menjadi atlet wushu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved