Breaking News:

Pasar Lama Perbaungan Dibangun Kembali Tahun 2022, Ini Permintaan Bupati Sergai!

Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai akan membangun kembali bangunan Pasar Lama Perbaungan pada tahun depan. 

TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Ratusan kios di Pajak Lama Perbaungan, Kelurahan Simpang Tiga Perbaungan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) ludes terbakar, Kamis (16/9/2021) sekira pukul 06.00 WIB.(TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID) 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai akan membangun kembali bangunan Pasar Lama Perbaungan pada tahun depan. 

Rencana ini disampaikan Bupati Serdangbedagai Darma Wijaya saat memberikan bantuan tali asih kepada pedagang di Kantor Camat Perbaungan, Selasa (5/10/2021). 

"Pasar Lama Perbaungan di Jalan Kenanga ini akan kita bangun kembali. Insyaallah tahun depan sudah jadi pasarnya. Soal bantuan ini, kami mohon jangan dilihat dari jumlahnya," ujar Darma.

Darma berterimakasih kepada para pedagang yang telah berkomtmen membantu Pemkab menata Perbaungan dengan tidak berjualan di luar bangunan yang akan dibangun nantinya.

Pemkab Sergai bukan hanya melakukan revitalisasi bangunan gedung pasar, namun juga akan melakukan pengaspalan di ruas Jalan Kenanga yang selama ini dipenuhi oleh pedagang kaki lima (PKL).

"Kalau kita bersinergi, tata kota akan lebih baik. Bangunan Pasar Lama akan kita revitalisasi sehingga pedagang yang berjualan bisa mendapatkan tempat lebih baik," ucap Darma.

Bupati juga menepati janjinya untuk memberikan izin pedagang berjualan sementara di lokasi bekas kebakaran. Izin ini ditandai dengan berdirinya tenda bantuan yang telah diberikan kepada para pedagang.

Ketua DPRD Sergai dr Riski Ramadhan Hasibuan mendukung langkah Bupati Darma Wijaya dalam melakukan perbaikan tata kelola Pasar Lama menjadi lebih baik lagi. 

"Kami Ini bentuk sinergitas kita bersama antara bapak bupati, Polres, DPRD, dan pedagang. Kesepakatan bersama ini mudah-mudahan membuahkan hasil baik bagi kota Perbaungan,  dan imbas baik untuk pedagang juga. Pasar lebih rapi, berjualan lebih tenang. Apalagi saat ini Sergai sudah turun di level 2 dan semoga semakin turun," ucapnya.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Roy Christian Paul Sitorus Pane melaporkan bahwa kebakaran pada September lalu melahap 186 kios di mana hanya terdapat 20 pedagang aktif yang telah diverifikasi menjadi korban.

"Dari hasil verifikasi kami, pedagang aktif berjumlah 20 orang. Pedagang aktif ini diartikan bahwa bapak ibu yang benar-benar berjualan di hari kebakaran dan menjadi korban. Jadi bukan pemilik kios atau sebagainya," terang Roy.

Ia juga menjelaskan pedagang yang akan mengisi bangunan baru pasar lama adalah pedagang kering atau pakaian.

"Ke depannya, Pajak Lama akan dialokasikan menjadi Pasar Kering atau bukan sembako, dan akan ditata menjadi lebih baik lagi,” ucap Roy. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved