Breaking News:

Satu Kecamatan di Toba Tidak Diizinkan Bupati Laksanakan PTM, Berikut Alasannya

Satu kecamatan di Kabupaten Toba belum diizinkan pemerintah daerah melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Siswa SMP Negeri 1 Laguboti saat mengikuti pelaksanaan assesmen nasional berbasis komputer (ANBK), Selasa (5/10/2021).(TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,TOBA - Bupati Toba Poltak Sitorus belum mengizinkan satu dari 16 kecamatan di wilayahnya melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Alasannya, di Kecamatan Balige kasus Covid-19 masih berada di angka 13 kasus. 

“Kita waktu rapat Satgas, kita ambil kesepakatan bahwa kecamatan yang boleh lakukan pembelajaran tatap muka adalah yang terkonfirmasi positif Covid-19 maksimal 5 kasus,” kata Poltak Sitorus di SMP Negeri 1 Laguboti, Senin (4/10/2021).

Ia berharap, angka kasus Covid-19 di Balige segera turun, sehingga PTM bisa dilaksanakan sesegera mungkin. 

Baca juga: Terdakwa Terpapar Covid-19, Sidang Dugaan Korupsi Kredit Fiktif Rp 8,1 Miliar Ditunda

“Balige itu sampai sekarang masih 13, maka semoga mingu-minggu ini bisa turun. Inilah kita minta kerja sama dengan masyarakat supaya dibantulah, jangan ada lagi penyebaran. Sederhana saja, semuanya menggunakan masker,” sambungnya.

Dengan demikian, ia berharap agar orang tua dan semua pihak sama-sama menjaga protokol kesehatan (prokes), sehingga kasus Covid-19 bisa turun. 

“Kita bantu anak-anak kita. Anak-anak kita sudah sangat rindu sekolah, tapi kalau orangtuanya tetap cuek, tidak mau kerja sama. Ini akan mengalami kesulitan,” terangnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa 11 kecamatan di Toba sudah dinyatakan nihil kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

“Karena di Balige ini yang menambah terus, di tempat lain sudah nol. Sudah ada 11 kecamatan kita yang sudah nol kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Maka, cuman 5 kecamatan lagi kita, itu pun cuman 1, 2. Kalau Balige, 13 kasus,” terangnya.

Baca juga: SIANTAR Menuju PPKM Level 1 setelah Tren Penurunan Covid 19 Terus Berlanjut

“Maka, cuman Balige yang belum kita izinkan. Kalau sudah di bawah 5 kasus, hati kita pun sudah tenang. Kita berharap jangan ada yang bertambah lagi,” pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved